Ilustrasi IHSG
Ilustrasi IHSG

MINEWS.ID, JAKARTA – Pergerakan sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan melanjutkan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 6 September 2019.

Angka IHSG pada Kamis sore juga ditutup menguat 0,59 persen di level 6.306,80.  Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama akan menguat menjelang akhir pekan ini pada kisaran 6.244,57 hingga 6.214,51.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.310,63 hingga 6.381.,54.

Berdasarkan indikator teknikal, saham MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, terlihat juga pola upward bar.

“Ini mengindikasikan masih ada potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke level resistance terdekat,” ujar Nafan pada Rabu kemarin.

Dia juga menyertakan sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. ADHI, Daily (1305) (RoE: 6.62%; PER: 10.84x; EPS: 119.44; PBV: 0.71x; Beta: 1.68): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1290 – 1310, dengan target harga secara bertahap di level 1325, 1550, 1775 dan 2000. Support: 1270 & 1205.

2. BBCA, Daily (30200) (RoE: 15.49%; PER: 28.65x; EPS: 1054.24; PBV: 4.44x; Beta: 1.09): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 30000 – 30200, dengan target harga secara bertahap di level 30500 dan 32400. Support: 30000 & 29000.

3. ERAA, Daily (1535) (RoE: 4.50%; PER: 23.15x; EPS: 68.24; PBV: 1.04x; Beta: 1.14): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1565 – 1535, dengan target harga secara bertahap di level 1680 dan 2000. Support: 1450.

4. PGAS, Daily (1950) (RoE: 3.38%; PER: 30.76x; EPS: 63.06; PBV: 1.04x; Beta: 1.91): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 dan MA 20, maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1925 – 1950, dengan target harga secara bertahap di 1970, 2020, 2140 dan 2270. Support: 1925 & 1900.

5. PNBN, Daily (1345) (RoE: 7.40%; PER: 10.11x; EPS: 134.00; PBV: 0.75x; Beta: 1.28): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 1335 – 1345, dengan target harga secara bertahap di level 1390, 1650 dan 1785. Support: 1320 & 1255.

6. PPRO, Daily (112) (RoE: 5.31%; PER: 21.79x; EPS: 5.14; PBV: 1.16x; Beta: 2.09): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 110 – 112, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 115, 122, 148, 174 dan 200. Support: 108 & 95.