Ilustrasi Brasil ketiga tertinggi kasus virus corona
Ilustrasi Brasil ketiga tertinggi kasus virus corona

MATA INDONESIA, JAKARTA-Virus corona makin mengganas di Iran. Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran mengatakan virus corona membunuh satu orang tiap 10 menit. Total kematian karena corona di Iran saat ini sudah mencapai 1.284 orang.

“Bahkan setiap jam ada 50 orang terinfeksi di Iran,” kata Kianush Jahanpur, seperti dilansir laman Haaretz, Jumat 20 Maret 2020.

Wakil Menteri Kesehatan Alireza Raisi mengatakan total orang yang sudah terinfeksi corona di negara itu 18.407 orang, tertinggi di Timur Tengah.

Pemerintah sudah memerintahkan sekolah dan universitas ditutup dan melarang seluruh kegiatan olahraga, budaya, dan agama. Iran juga menutup empat tempat ibadah suci umat Syiah.

Pandemi corona juga membuat pemerintah menyerukan agar warga tetap berada di rumah di masa liburan Tahun Baru Nowruz.

Kementerian Kesehatan Iran mengatakan negaranya telah memeriksa lebih dari 10 juta warga dengan gejala virus corona baru dalam rangka melawan wabah.

Berbicara pada Minggu, Wakil Menteri Kesehatan Iran, Alireza Raisi mengatakan pemeriksaan atau penapisan (screening) ini telah dilaksanakan selama empat hari.

“6,5 juta orang diperiksa di pusat-pusat kesehatan, dan 3,7 juta lainnya melalui platform online,” katanya, beberapa waktu lalu.

Dari jumlah tersebut, 900 orang dirawat di rumah sakit karena positif virus corona.

Raeisi memperingatkan mengunjungi rumah sakit dapat meningkatkan risiko infeksi sebesar 40 persen, karena itu dia menyarankan orang-orang untuk melaporkan gejalanya melalui layanan online di situs salamat.gov.ir.

Dia menambahkan, orang-orang yang berpotensi membutuhkan rawat inap akan diberikan instruksi yang relevan oleh para ahli kementerian yang akan memanggil mereka.

Dia juga menyampaikan tingginya partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan ini khususnya di Gilan utara, yang menjadi titik konsentrasi tingginya kasus infeksi, mengatakan sekitar 76 persen populasi di provinsi ini telah diperiksa.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here