Gareth Bale. (Foto: Marca)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada berbagai dampak yang dirasakan dari wabah virus Corona yang masih belum diketahui kapan akan berakhir. Pemecatan karyawan dan pemotongan gaji menjadi hal yang lumrah dialami belakangan ini.

Untuk hal kedua, pemotongan gaji, hal ini ternyata juga dirasakan oleh para pesepakbola dunia. Sejumlah klub di Eropa dilaporkan turut memangkas gaji pemain, Real Madrid salah satunya.

“Pemain beserta pelatih tim utama sepakbola dan basket Real Madrid, dengan didampingi kapten dan pemimpin klub, mencapai kesepakatan memangkas gaji mereka tahun ini antara 10 hingga 20 persen. Semua itu dilakukan sehubungan dengan situasi tertentu yang mungkin akan mempengaruhi penuntasan musim olahraga 2019-2020,” demikian pernyataan resmi Real Madrid beberapa waktu lalu.

Bukan hanya gaji yang dipotong sebesar 10 – 20 persen, para punggawa Los Blancos juga harus setuju kehilangan bonus usai meraih trofi La Liga musim 2019-2020. Lebih lanjut, para pemain juga harus rela pemotongan ekstra 20 persen bila kompetisi musim 2020-2021 kembali dihentikan.

Melansir Sportsmole, Senin, 19 Oktober 2020, mantan pemain Madrid yang kini dipinjamkan ke Tottenham Hotspur, Gareth Bale ternyata menjadi satu-satunya pemain yang menolak kebijakan tersebut. Sebagai catatan, Bale menerima gaji di Madrid sebesar 500 ribu Pounds per pekan.

Sikap Bale ini kian memperumit posisinya di Santiago Bernabeu. Hubungan Bale dengan sang pelatih, Zinedine Zidane sendiri tidak harmonis. Fakta ini kemudian memunculkan rumor bahwa Madrid siap melepas pemain Timnas Wales tersebut.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here