Spot foto Tugu Yogyakarta
Tugu Yogyakarta adalah sebuah tugu atau monumen yang sering dipakai sebagai simbol atau lambang dari kota Yogyakarta. Tugu ini dibangun oleh pemerintah Belanda setelah tugu sebelumnya runtuh akibat gempa yang terjadi waktu itu. (instagram @timothius_suhandy)

MATA INDONESIA, YOGYAKARTA – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kepada bupati-wakil bupati baru di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, dan Sleman segera mencarikan anggaran.

“Pada awal pemerintahan, para bupati/wakil bupati untuk segera membelanjakan APBD dan Danais (Dana Keistimewaan) Tahun Anggaran 2021, agar ekonomi masyarakat mulai pulih untuk segera bangkit pada pasca vaksinasi nasional,” kata Gubernur DIY Sri Sultan, Jumat 26 Februari 2021.

Upaya ini dilakukan agar terjadi pemulihan ekonomi di daerah seperti dengan memberdayakan UMKM. Hal ini karena ekonomi masih menjadi elemen penting terdampak parah akibat pandemi Covid-19.

“Jika bermaksud memasukkan program untuk menepati janji Pilkada, setelah dipilah mana yang urgen bagi masyarakat, silahkan disisipkan pada anggaran perubahan dan pembahasan RKPD tahun anggaran 2022,” kata Sri Sultan.

Ia menegaskan bahwa bupati harus berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam bekerja. Sri Sultan juga meminta kepada daerah mengadopsi dan mengadaptasi program-programnya yang bermanfaat bagi rakyat dan melibatkan kandidat dalam Pilkada lalu.

Sultan mengutip pidato Bung Karno pada 17 Agustus 1954 silam. Saat itu dia, Bung Karno mengingatkan,’.. janganlah pemilihan umum menjadi arena pertempuran politik, demikian rupa, hingga membahayakan keutuhan bangsa.’

Ia berharap agar semua elemen pemerintahan dan masyarakat membantu bupati dan wakil bupati dalam melaksanakan agenda pembangunan, sehingga partisipasi dan kerjasama sinergis bisa terus berjalan.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here