Josep Guardiola dan Sergio Aguero. (Foto: Talk Sport)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pelatih Manchester City, Josep Guardiola membela anak asuhnya, Sergio Aguero. Pemain Timnas Argentina itu menuai kritik tajam lantaran memegang pundak hakim garis, Sian Massey-Ellis.

Kejadian ini terjadi saat The Citizens menjamu Arsenal pada laga lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Sabtu (17/10) malam WIB. Mantan bintang Atletico Madrid itu sendiri tampil sebagai starter.

Berawal dari protes yang diajukan Aguero karena ia menilai seharusnya mendapat lemparan ke dalam. Akan tetapi, mantan menantu legenda sepakbola Diego Maradona itu melingkarkan tangannya ke pundak sang hakim garis, layaknya seseorang yang tengah merangkul.

Bukan hanya kritikan, Aguero juga banjir hujatan. Banyak kalangan menilai sikap Aguero tidak pantas dan tidak mencerminkan seorang bintang lapangan hijau. Meski demikian, sang pelatih tetap melayangkan pembelaan.

“Ayolah. Sergio adalah orang terbaik yang pernah saya temui dalam hidup. Jangan melihatnya hanya dari satu sisi,” kata Guardiola, seperti dilansir Sportmole, Minggu, 18 Oktober 2020.

Sebagai catatan, City sukses mengemas hasil sempurna berkat gol tunggal Raheem Sterling pada menit ke-23. Ini menjadi kemenangan ketiga Manchester Biru dalam lima pertandingan Premier League musim 2020-2021.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here