Nadiem Makarim (Foto: Istimewa)

MINEWS, JAKARTA – Dalam riset terbaru bertajuk ‘The Global Unicorn Club’, Lembaga Riset Internasional CBInsights menyatakan bahwa Gojek sudah berhak menyandang status ‘Decacorn SuperApp’ lantaran telah memiliki valuasi US$10 miliar.

Mungkin istilah ‘Startup Decacorn’ atau Decacorn SuperApp’ masih membingungkan bagi sebagian orang. Decacorn adalah julukan bagi startup yang memiliki valuasi di atas US$10 miliar atau setara Rp140 triliun.

Nah, menurut CBInsights saat ini baru ada 19 startup decacorn di dunia lho. Yang terbanyak berasal dari Amerika Serikat.

Dan dengan diumumkannya Gojek sebagai decacorn, berarti Asia Tenggara punya dua startup decacorn. Selain Gojek, Grab Holdings sudah lebih dulu menjadi decacorn dengan valuasi mencapai US$11 miliar.

Gojek sendiri mendapat gelar decacorn ini setelah 10 tahun beroperasi. Selama kurun waktu tersebut, Gojek sudah 9 kali melakukan putaran penggalangan dana. Tak tanggung-tanggung sebanyak 24 investor sudah menyuntikkan dananya ke Gojek dengan perkiraan total dana mencapai US$3,1 miliar.