Gibran datangi rumah walikota surakarta
Gibran datangi rumah walikota surakarta

MINEWS, JAKARTA-Gibran Rakabuming Raka ternyata makin mantap untuk terjun dalam dunia perpolitikan. Pasalnya, Putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal maju dalam Pilwalkot Solo 2020.

Untuk mendapatkan dukungan, dirinya menyambangi rumah dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung. Gibran datang sekitar pukul 12.50 WIB ditemani sopirnya, Rabu 18 September 2019. Dia lalu langsung masuk ke rumah dinas yang pernah dia tinggali saat Jokowi menjabat Wali Kota Surakarta itu.

Sejak datang, Gibran terlihat terus melempar senyum. Dia enggan menyampaikan kepada wartawan saat ditanya tujuannya datang menemui Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, yang juga Ketua DPC PDIP Surakarta.

“Nanti, ya,” kata Gibran singkat sambil berjalan menuju ke ruang tamu Loji Gandrung.

Di ruang tamu, Gibran sempat berbincang dengan wartawan. Dia mengaku telah janjian dengan Rudy.

Sekitar 20 menit kemudian, Rudy tiba di Loji Gandrung. Keduanya pun bertemu. Rudy terdengar menanyakan maksud kedatangan Gibran. “Dengaren mriki, wonten nopo niki? (Tumben ke sini, ada apa ini)?” tanya Rudy.

“Hanya silaturahmi,” jawab Gibran.

Usai bertemu, Gibran mengatakan ngobrol banyak tentang perkembangan Kota Solo. Dan juga beliau ini saya lihat sosok sangat peduli pelaku UMKM, seperti saya sudah sangat dimanusiakan.

“Seperti di Kottabarat, Markobar dan teman-teman PKL sudah dialokasikan ke tempat lebih baik. Saya apresiasi,” kata Gibran.

Dia mengaku hanya bertukar pikiran dengan Rudy di luar pembahasan politik. Dia pun mengatakan kehadirannya tidak ada hubungannya dengan Jokowi. “Nggak (bicara politik), tukar pikiran aja. Bicara tentang Kota Solo. Apapun Solo ini kecil tapi dinamis sekali. Saya mewakili diri sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Rudy yang berdiri di samping Gibran mengungkap bahwa salah satu hal yang Gibran tanyakan terkait politik. Yakni masalah mekanisme pencalonan untuk maju Pilkada 2020 lewat PDIP.

“Cuma nanya-nanya biasa lah. Tentang bagaimana mekanisme pencalonan dan sebagainya. Ya saya beri paparan,” ujarnya.

Rudy melanjutkan, ada beberapa syarat untuk mendaftar sebagai bakal calon peserta Pilkada 2020. Antara lain memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDIP. “Kalau daftar syaratnya ada. Harus KTA, ada tes. Yang beri rekomendasi itu DPP, saya hanya mengantar kader PDIP,” kata dia.

Nama Gibran dalam beberapa bulan terakhir masuk dalam radar cawalkot Solo. Namun dia belum menegaskan akan maju. Di sisi lain, PDIP sudah sepakat mengusulkan pasangan Purnomo-Teguh. Pasangan tersebut juga sudah mendaftarkan diri ke DPC PDIP Surakarta