Recep tayyib Erdogan. (Foto: Middle East Monitor)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Turki, Receb Tayyib Erdogan menyerukan warganya untuk memboikot berbagai produk buatan Prancis. Aksi ini merupakan ekspresi kemarahan Erdogan terhadap Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Sebagaimana diketahui, Presiden Macron memberikan pembelaan atas hak untuk mempertunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW. Penggambaran sosok Nabi Muhammad SAW sendiri tidak diizinkan dalam Islam.

Hal tersebut merupakan bukti otentik betapa Islam sangat menjaga originalitas sumber ajarannya. Maka tidak mengherankan bila kemudian banyak aksi protes yang dilayangkan umat Islam.

Bukan hanya di Turki, aksi boikot produk Prancis ini juga terjadi di sejumlah negara di Timur Tengah. Produk buatan Prancis bahkan telah ditarik di Kuwait, Yordania, dan Qatar. Sementara aksi protes juga terjadi di Suriah, Libya, dan Jalur Gaza.

“Saya memanggil seluruh warga saya dari sini, mulai sekarang untuk tidak membantu atau membeli barang-barang buatan Prancis,” tegas Erdogan, melansir Reuters, Selasa, 27 Oktober 2020.

Ini bukan yang pertama kalinya bagi Erdogan meminta rakyatnya memboikot produk asing. Aksi serupa pernah dilakukan sang Presiden pada 2018, yakni seruan untuk tidak membeli barang elektronik buatan Amerika Serikat.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here