MATA INDONESIA, BARCELONA – Mantan presiden Barcelona, Joan Gaspart tak ingin melihat Lionel Messi meninggalkan Camp Nou. Gaspart rela berlutut agar Messi mengurungkan niatnya.

Messi memberitahu Barcelona keinginannya meninggalkan Camp Nou melalui surat. Pemain berusia 33 tahun itu juga meminta Blaugrana menghapus klausul senilai 700 juta Euro di dalam kontraknya.

Kontrak Messi masih tersisa satu tahun lagi. Artinya, jika ada klub peminat yang ingin mendatangkan Messi, mereka harus menebus klausul senilai 700 juta Euro tersebut.

Setelah hampir dua dekade bermain bersama Barcelona, Messi membuat keputusan yang mengejutkan banyak pihak. Banyak yang meyakini keputusan Messi terkait kekalahan telak Barcelona 2-8 dari Bayern Muenchen di perempatfinal Liga Champions dan setelah bertemu empat mata dengan pelatih Ronald Koeman.

“Saya meminta dan memohon kepada Messi dan saya meminta kepada dia sambil berlutut atas nama jutaan fans Barcelona,” kata Gaspart, dikutip dari Marca, Kamis 27 Agustus 2020.

“Saya tak tahu apakah (presiden Barcelona) Josep Bartomeu dan (pelatih) Ronald Koeman sudah berlutut juga. Tapi, jika dia (Messi) tak mendengarkan saya, ada kontrak dan syarat. Jangan sampai satu Euro pun lepas begitu saja,” ujarnya.

“Messi tak bisa pergi gratis. Dia harus pergi pada 2021. Saya sudah melihat kontraknya dan itu sudah jelas. Klausulnya berakhir pada Juni dan tak mungkin dihapus. Klub yang punya kuasa, bukan pemain. Klub menggaji pemain dan ini bukan masalah uang, tapi ada kontrak yang sudah disepakati,” tegasnya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here