ilustrasi pembunuhan bayi di Palembang
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

MATA INDONESIA, TIMISOARA – Seorang bayi harus mengalami luka serius di bagian kepalanya usai dilempar ke lantai hotel oleh ibunya sendiri. Aksi mengerikan ini terjadi saat ibunya bertengkar dengan sang pacar.

Peristiwa itu terjadi di kota Timisoara, Timis County, bagian barat Romania, di mana perempuan itu diakomodasi di tengah wabah. Insiden itu terjadi ketika si ibu terjebak di hotel Romania karena wabah virus corona, dan kemudian terlibat pertengkaran dengan pacar.

Dilansir dari Daily Mail, Kamis 29 Mei 2020, dilaporkan bahwa bayi itu harus dilarikan ke rumah sakit, dan kini mendapat perawatan intensif karena mengalami luka di kepalanya.

Rupanya perempuan itu berasal dari Italia. Ia harus tinggal di hotel setelah melahirkan di Rumah Sakit Bersalin Bega, dua bulan lalu.

BACA JUGA: Viral! Pria di Kramat Jati Ancam Bunuh Ibunya Lewat Live Facebook

Sebelum bersalin, dia datang ke Timisoara untuk menemui pacarnya sekaligus ayah bayi itu, seorang warga Romania berusia 38 tahun. Bayi itu dilaporkan lahir prematur, dan setelah mendapat penanganan dipindahkan ke RS Louis Turcanu sebelum diizinkan pulang.

Perempuan 21 tahun itu disebut tidak bisa pulang ke Lombardy. Jadi, dia terpaksa menginap di hotel dengan biayanya ditanggng orangtuanya.

Ayah bayi itu sering mengunjunginya. Namun, entah mengapa mereka terlibat pertengkaran yang membuat perempuan itu membanting si bayi.

Kamera pengawas hotel merekam dengan jelas momen ketika bayi itu dilempar ke lantai oleh ibunya, yang juga sempat menjatuhkan tanaman.

Pakar saraf segera melakukan pemeriksaan, di mana anak itu diketahui mengalami cedera otak traumatis. Bayi itu kemudian dipindahkan ke ruang perawatan intensif.

Ia kemudian dipindahkan ke unit lain di RS Louis Turcanu, dengan ayahnya terus menemani. Sementara si ibu, yang sebelumnya mempunyai anak berumur tiga tahun di Italia, ditangkap dengan polisi menggelar penyelidikan.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here