MATA INDONESIA, SURABAYA – Bagi yang nyinyir sampai menyebarkan informasi bahwa termogun atau termometer tembak membahayakan kesehatan manusia, simak pernyataan Kepala Departemen Warranty PT PAL Indonesia (Persero) Ari Fendi. Alat itu aman bagi kesehatan dan tidak menggunakan sinar laser melainkan inframerah.

“Frekuensi sinar infra merah yang dihasilkan juga dalam batas aman karena untuk keperluan kesehatan,” kata Ari di Surabaya, Senin 27 Juli 2020.

Ia mengatakan, thermo scanner kesehatan memiliki rentang pengecekan suhu antara 32 derajat Celcius – 42 derajat Celcius.

Skala kesalahannya pun hanya 0,2 derajat Celcius, dan jarak efektif penggunaan thermo scanner adalah 1-10 sentimeter.

PT PAL Indonesia memastikan bahwa informasi bahaya thermo scanner tidak benar.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Standar Nasional Satuan Ukuran Termoelektrik dan Kimia Badan Sertifikasi Nasional (BSN) Ghufron Zaid yang menyatakan penggunaan thermo scanner klinik (kesehatan) secara benar tidak membahayakan pasien maupun petugas medis.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here