Ilustrasi vaksin Covid-19 (minews.id)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setiap dosis vaksin Covid19 dibuat untuk satu warga negara Indonesia yang disesuaikan dengan data KTP. Untuk itu, pada rantai distribusinya dilengkapi dengan GPS sehingga bisa diketahui keberadaannya sesuai dengan rencana atau tidak.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir saat berbincang dengan juru bicara Komite Pencegahan Covid19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin 28 Desember 2020.

Setiap dosisnya nanti ada semacam vaksin ID yang akan disesuaikan dengan data identitas masing-masing warga Indonesia di Dukcapil.

“Jadi setiap dosis vaksin itu akan diterima satu orang dengan nomor KTP tertentu,” ujar Honesti.

Dengan begitu setiap dosis vaksin tersebut tidak bisa diberikan kepada sembarang orang sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tidak mendapat vaksin.

Selain itu pada sistem distribusinya kemasan vaksin tersebut diberikan GPS sehingga perjalanan vaksin bisa dipantau tidak bisa dikirim ke sembarang daerah.

Di samping untuk memastikan sampai ke daerah dan masing-masing orang yang tepat, GPS tersebut berfungsi untuk melacak keberadaan vaksin jika mengalami masalah di perjalanan.

Seandainya akibat masalah tersebut kemasannya rusak maka tim Bio Farma segera mengetahui lokasinya untuk bisa cepat di periksa kondisi vaksin di dalamnya.

Jika hanya kemasannya yang rusak, vaksin bisa tetap diberikan kepada yang berhak, sedangkan jika vaksinnya ikut rusak akan segera diganti dengan yang baru.

 

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here