Omnibus Law Bikin Pajak Perusahaan di Pasar Modal Indonesia Lebih Rendah
Bursa Efek Indonesia (MataMilenialIndonesiaNews/Gumilang Jaya Dhana)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau tolok ukur perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan melanjutkan penguatan pada Senin, 29 Juni 2020. Jumat kemarin, IHSG ditutup menguat 0,15 persen di level 4.904,09.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memprediksi laju IHSG akan bergerak dengan support di kisaran 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara resistance di kisaran 4.975,54 hingga 5.097,14.

Ia mengatakan, penguatan IHSG terlihat dari indikator MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Namun demikian, masih terlihat pola bullish inside bar candlestick pattern.

“Ini mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujarnya Jumat lalu.

Nafan pun menyertakan sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. APLN, Daily (116) (RoE: -0.07%; PER: -257.78x; EPS: -0.45; PBV: 0.17x; Beta: 1.68): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 113 – 116, dengan target harga secara bertahap di level 118, 125, 141 dan 156. Support: 113 & 109.

2. ASRI, Daily (129) (RoE: 9.58%; PER: 2.56x; EPS: 51.61; PBV: 0.25x; Beta: 2.14): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 128 – 130, dengan target harga secara bertahap di level 136, 144, 164 dan 182. Support: 125 & 120.

3. GGRM, Daily (46875) (RoE: 17.73%; PER: 9.18x; EPS: 5150.76; PBV: 1.65x; Beta: 1.05): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 46500 – 46900, dengan target harga secara bertahap di level 48700 dan 66125. Support: 44575.

4. GMFI, Daily (84) (RoE: -1.20%; PER: -55.41x; EPS: -1.57; PBV: 0.67x; Beta: N/A): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada 83 – 85, dengan target harga secara bertahap di level 87, 96 dan 105.
Support: 83, 80 & 78.

5. MAIN, Daily (570) (RoE: 2.74%; PER: 22.27; EPS: 25.60x; PBV: 0.62x; Beta: 2.13): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level level 560 – 570, dengan target harga secara bertahap di level 585, 615, 650, 735 dan 820. Support: 545 & 520.

6. MEDC, Daily (450) (RoE: -2.02%; PER: -21.75x; EPS: -21.24; PBV: 0.44x; Beta: 2.66): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 446 – 450, dengan target harga secara bertahap di 456, 525, 595 dan 665.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here