MATA INDONESIA, SEMARANG – Kehadiran program “E-Warong” Kelompok Usaha Bersama (KUBE) ternyata memberikan dampak positif untuk rakyat Indonesia. Program Sembako ini dinilai cukup efektif mengurangi angka kemiskinan dan penderita “stunting” (anak kerdil) di berbagai daerah.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyebutkan sebelumnya keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial sebagai objek yang hanya sebagai penerima bantuan sosial. Namun dengan bantuan sosial E-Warong KUBE maka KPM diberikan penguatan untuk mengelola bantuan sosialnya sebagai agen bank yang dapat memfasilitasi penyaluran bantuan sosial bagi KPM lainnya.

“E-Warong ini efektif, ini juga dari warga dan merupakan pemberdayaan ekonomi. Di samping menjadi tempat penyaluran sembako dan agen dari bank, warga bisa berwirausaha,” kata Mensos di Semarang, Jumat 14 Februari 2020.

Sekedar informasi, E-Warong KUBE merupakan bantuan sosial dari Kementerian Sosial yang bertujuan memberdayakan KPM untuk memiliki kemampuan sebagai subjek yang mengelola dana bantuan sosial.

Program ini, lanjutnya, merupakan upaya dari pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan dan memberdayakan masyarakat. Yakni melalui program perekonomian kerakyatan karena mitra-mitra yang digandeng itu dilatih untuk bisa berwirausaha guna peningkatan kesejahteraan keluarganya masing-masing.

Pada tahun 2020, kata Mensos, indeks bantuan dari BPNT mengalami kenaikan dari semula Rp 110 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi Rp 150 ribu per KPM untuk tiap bulan. Masing-masing KPM juga akan didampingi dan diarahkan sehingga bisa naik kelas menjadi keluarga sejahtera.

“Kita harapkan juga Program Sembako bisa membantu pemerintah dalam pengurangan angka stunting karena disediakan bahan makanan bergizi. Sekarang sembakonya bervariasi, dulu beras dan telur saja, sekarang ditambah ada daging ayam atau ikan dan sayuran,” katanya.

Ke depan, ia berharap kerja sama dengan perbankan lebih ditingkatkan dalam pemberdayaan masyarakat melalui E-Warong KUBE.

Berita sebelumyaEks Menpora Imam Nahrawi Terima Suap Rp11,5 M dari KONI
Berita berikutnyaHari Valentine Itu Tidak Selamanya Soal Kasih Sayang, Ini Buktinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here