ilustrasi hujan
ilustrasi hujan

MATA INDONESIA, JAKARTABanjir yang terjadi di Jakarta dan wilayah sekitarnya karena infrastruktur jalannya air tidak memadai, sebab hujan di Jabodetabek masih tergolong fenomena biasa.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati di Jakarta, Minggu 21 Februari 2021.

Menurutnya curah hujan di kawasan DKI Jakarta masih lebih rendah dari tahun lalu. Jika tahun lalu mencapai 300 milimeter, sedangkan tanggal 19 – 20 Februari 2021 baru pada angka 260 milimeter.

“Kalau terjadi banjir mungkin karena infrastruktur aliran air yang tidak memadai,” ujar Dwikorita.

Dwikorita menilai BMKG sudah beberapa hari lalu mengingatkan terjadinya bahaya banjir karena curah hujan lumayan tinggi di Jakarta maupun wilayah lainnya.

Dia juga kembali mengingatkan bahwa sejak hari Minggu ini hingga 23 Februari 2021 mungkin terjadi penurunan intensitas hujan.

Namun, sejak 24 – 26 Februari 2021 curah hujan akan meningkat dengan intensitas sedang hingga lebat.

Cuaca itu, menurut Dwikorita, dipengaruhi bibit La Nina di Selatan Jawa yang mengarah ke barat.

Sementara wilayah di jawa bagian tengah hingga timur kemungkinan besar akan mengalami peningkatan curah hujan pada tanggal-tanggal tersebut akibat pengaruh La Nina.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here