Bursa Efek Indonesia. ©2019 (MataIndonesia/Gumilang Jaya Dhana)
Bursa Efek Indonesia. ©2019 (MataIndonesia/Gumilang Jaya Dhana)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada Senin 16 Maret 2020. Sebelumnya bursa domestik ditutup menghijau pada akhir pekan kemarin, yakni 0.24 persen di level 4.907.57.

Support pertama maupun kedua memiliki range pada 4860.80 hingga 4640.87. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5040.99 hingga 5112.35.

Berdasarkan indikator, MACD menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, kata Nafan, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan jenuh jual atau oversold.

Di sisi lain, terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju level resistance terdekat,” ujar Nafan di Jakarta, Minggu 16 Maret 2020.

Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:

ASII, Daily (4870) (RoE: 11.62 persen; PER: 9.22x; EPS: 535.98; PBV: 1.07x; Beta: 1.5): Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 4620 – 4870, dengan target harga secara bertahap di level 5075, 5425, 5675 dan 6700. Support: 4620 & 4120.

ASRI, Daily (140) (RoE: 2.72 persen; PER: 10.96x; EPS: 13.60; PBV: 0.30x; Beta: 1.66): Adapun indikator RSI sudah mulai menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 139 – 141, dengan target harga secara bertahap di level 169, 188, 202 dan 260. Support: 117.

BBRI, Daily (3720) (RoE: 16.46 persen; PER: 13.21x; EPS: 281.51; PBV: 2.18x; Beta: 1.45): Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 3360 – 3720, dengan target harga secara bertahap di level 3920, 4520 dan 5125. Support: 3320.

BNGA, Daily (700) (RoE: 8.42 persen; PER: 4.78x; EPS: 146.39; PBV: 0.40x; Beta: 1.94): Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 675 – 705, dengan target harga secara bertahap di level 720, 740, 750 dan 800. Support: 675 & 660.

ELSA, Daily (176) (RoE: 9.97 persen; PER: 3.60x; EPS: 48.83; PBV: 0.36x; Beta: 0.91): Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 164 – 176, dengan target harga secara bertahap di level 190, 212, 228 dan 290. Support: 164 & 134.

INDF, Daily (6900) (RoE: 8.91 persen; PER: 13.18x; EPS: 535.00; PBV: 1.17x; Beta: 1.16): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level level 6800 – 6900, dengan target harga secara bertahap di level 7100, 7200, 7300 dan 7625. Support: 6800 & 6700.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here