India akan menerima gelombang pertama vaksin Sputnik V pada 1 Mei. (Twitter @reuters)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tak semua warga lanjut usia (lansia) bisa divaksin. Meskipun Pemerintah melalui Program Vaksinasi Nasional menempatkan lansia sebagai salah satu prioritas menerima vaksin Covid-19. Lansia yang renta atau rapuh termasuk yang tidak menjadi prioritas.

Menurut Dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Lazuardhi Dwipa, Minggu 6 Juni 2021 keputusan ini terkait aspek keamanan. Berdasarkan laporan kasus di Norwegia sekitar pertengahan Januari lalu yang menyebut 33 orang berusia 75 tahun ke atas meninggal setelah menerima vaksin Covid-19 dari Pfizer-BioNtech merupakan mereka yang renta.

Kondisi renta atau frailty sudah menjadi masalah kesehatan yang bisa menganggu kualitas hidup para lansia, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Dampak buruk renta antara lain membuat lansia bergantung pada orang lain dan meningkatkan kerentanan mereka pada suatu penyakit sehingga berujung kualitas hidup yang buruk.

Di sisi lain, menurut Lazuardhi, berbeda dari vaksin lain semisal pneumonia yang sudah lebih awal dan banyak diteliti, vaksin Covid-19 dikeluarkan dalam kondisi gawat darurat. Penelitian pun dilakukan dalam skala kecil, walau sudah memenuhi kriteria validitas penelitian sehingga sah.

“Ada laporan di Norwegia kematian pasien lansia setelah divaksin. Memang jumlahnya tidak signifikan, tetapi karena ini vaksin baru maka menjadi perhatian. Dan setelah diselidiki pemerintah Norwegia, yang meninggal lansia renta,” kata dia.

Belakangan setelah dipelajari, ternyata tidak ada hubungan langsung antara vaksin Covid-19 dengan kerentaan. Kendati demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyarankan setiap negara memperhatikan kondisi populasi renta karena vaksin bisa menimbulkan efek samping atau KIPI.

Selain masalah keamanan, efektivitas vaksin yang menurun pada lansia renta juga menjadi pertimbangan. Karena itu, merujuk aspek manfaat yang menurun dan keamanannya yang belum diketahui pasti, maka PERGEMI pun menyarankan penundaan vaksinasi Covid-19 pada lansia renta.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here