Banjir

MATA INDONESIA, MASAMBA – Sebanyak 16 orang tewas dan 223 unit rumah rusak berat akibat dihantam banjir bandang di Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, Malangke Barat, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Mustari, mengungkapkan korban jiwa ditemukan di sebagian wilayah Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebanyak 12 dari 16 jenazah warga yang meninggal dunia akibat banjir di Luwu Utara sudah berhasil diidentifikasi. Empat lainnya masih dalam proses identifikasi.

Banjir bandang, menurut Mustari, sampai saat ini mengakibatkan 10 orang terluka sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Andi Djemma di Masamba.

Selain itu banjir memaksa 156 keluarga yang terdiri atas 655 orang mengungsi menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara. Petugas juga masih mencari 23 orang yang dilaporkan hilang.

Sementara 223 unit rumah parah pada umumnya karena tertimbun pasir bercampur lumpur yang terbawa banjir bandang. Bahkan 10 unit rumah di antaranya hanyut terbawa derasnya arus banjir.

Dari laporan dan asesmen oleh TRC-PB, Basarnas dan tim gabungan yang bergabung dari beberapa daerah tetangga Kabupaten Luwu Utara, ada enam kecamatan terdampak banjir, masing-masing, Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, Malangke Barat.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here