MATA INDONESIA, LONDON – Gareth Bale mengaku tak dendam atau menyesal main di Real Madrid. Menurut dia, apa yang dialaminya di Madrid adalah hal biasa dalam sepak bola.

Bale bergabung dengan Madrid pada 2013 berstatus pemain termahal dunia. Tujuh musim bersama Los Blancos, pemain 31 tahun memenangkan banyak gelar, termasuk empat trofi Liga Champions.

Sayang, hubungan Bale dengan fans dan Zinedine Zidane belakangan kurang baik. Fans Madrid kerap menyoraki Bale ketika main di Santiago Bernabeu. Fans geram dengan aksi Bale yang membentangkan spanduk saat bermain dengan Wales.

Dalam spanduk itu bertuliskan: “Wales, Golf, Madrid. In that Order” atau yang artinya adalah, Wales, golf, Madrid. Seperti itu urutannya. Sementara itu, Bale mulai kehilangan posisinya dalam tim sejak dua musim terakhir.

“Saya menikmati masa-masa di Madrid, saya suka tinggal di sana. Ada naik dan turun di setiap klub, ke mana pun Anda pergi. Kami bisa mencapai tingkat setinggi-tingginya, dan kami juga bisa mencapai titik serendah-rendahnya,” kata Bale, dikutip dari Sky Sports, Senin 21 September 2020.

“Saya menikmati apa yang sudah saya capai, tapi sekarang saatnya membuka lembaran baru. Saya ingin terus memenangkan trofi dan saya ingin melakukannya bersama Tottenham. Saya bicara pada istri dan kami merasa pindah ke sini waktunya tepat dan cocok,” ujarnya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here