Bahlil Lahadalia
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengakui, di Indonesia banyak mafia investasi yang ia sebut sebagai ‘hantu’. Namun, ia mengaku sudah mengetahui jurus ampuh untuk melawan hantu-hantu penyebab proyek mangkrak tersebut.

“Proyek mangkrak akibat ulah hantu. Itu hantu tanah, hantu izin, dan hantu lainnya yang tak bisa dilawan dengan undang-undang,” kata Bahlil dalam webinar di Jakarta, Rabu 12 Agustus 2020.

Sebagai informasi, Bahlil menyebut BKPM sudah mencatat potensi nvestasi dari berbagai megaproyek mangkrak di Tanah Air mencapai Rp 708 triliun. Beruntung, sebesar 58 persen atau Rp 409 triliun dari nilai potensi itu telah difasilitasi BKPM.

Satu trik yang diungkap Bahlil untuk menghadapi para mafia investasi, yakni melakukan pendekatan khusus dalam pengawalan proyek hingga tuntas.

“Yakni, kita belajar dari hantu itu caranya, sehingga tidak dikerjain,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, BKPM akan lebih aktif melindungi para investor yang berkeinginan menjalankan kegiatan usaha di Indonesia.

Selain itu, Bahlil mengimbau para investor untuk tak ragu melapor jika merasa dipermainkan dalam mengurus perizinan usaha atau menemui kendala urusan lainnya.

“BKPM tidak hanya akan membidik potensi investasi besar, tetapi juga investasi menengah dan kecil. Mereka juga turut andil dalam penciptaan lapangan kerja,” kata Bahlil.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here