makanan khas Indonesia badjingan telo

MINEWS, JAKARTA-Indonesia memiliki banyak kuliner khas yang enak dengan nama yang tidak lazim. Sebut saja Badjingan Telo, nama kudapan itu terdengar sebagai ucapan orang yang lagi marah dan memaki-maki padahal nama makanan itu kuliner khas asli Kabupaten Malang.

Banyak orang penasaran dengan Badjingan Telo. Makanan ini dibuat dengan bahan baku singkong atau ubi kayu.

Bajingan Telo biasanya disajikan sebagai makanan ringan atau camilan sehabis ada acara di kampung. Namun seiring berjalanannya waktu makanan khas ini hampir tidak banyak yang mengetahui terutama generasi milenial.

Untuk pembuatannya sendiri sangat mudah, dimana singkong dikukus hingga matang dikasih bumbu lalu dimasukan ke dalam rebusn air gula jawa hingga matang.

Namun, untuk pemanisnya sendiri ada menghendaki menggunakan air nira sebagai pemanisnya. Sebenarnya Badjingan Telo yang asli memang menggunakan air nira.

“Kalau Badjingan yang asli terbuat dari air nira,” ujar salah pembuat makanan Badjingan Telo, Widya Kusumawati.

Adapun untuk 1 kg singkong menghabiskan 1 liter air nira. Hal ini pun disesuaikan dengan pemesan, terkadang ada yang meminta dengan nira, kemudian dilakukan inovasi dengan gula Jawa. Ada juga yang diberi taburan keju parut.

Soal nama Badjingan dulu dari orang tua, ya jenengane (namanya) Badjingan. Mungkin ada filosofinya. Dari orang tua dulu ngasih namanya Badjingan Telo, jadi ketika orang di luar mendengar negatif sempat di ubah jadi badinan telo, tapi malah ada komplain. “Aslinya Badjingan, ya Badjingan jangan diubah,” ujarnya.