Ilustrasi industri mobil
Ilustrasi industri mobil

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sekarang banyak bermunculan balai lelang sepeda motor dan mobil dengan harga menggiurkan, jauh di bawah harga pasaran. Hal itu bisa terjadi karena mobil atau sepeda motor yang dilelang dalam bentuk apa adanya, bisa bagus bisa juga jelek bahkan hancur kondisinya.

Tetapi, jangan khawatir hal itu diinformasikan oleh panitia balai lelang melalui secarik kertas yang ditempel di unit mobil atau sepeda motor yang dilelang.

Nah, dengan begitu kita bisa mengetahui unit yang diingini perlu perbaikan besar atau ringan.

BACA JUGA: Ini 5 Tips Agar Kamu Puas Ikut Lelang Mobil

“Walaupun tidak semua katakan barang lelang itu jelek, kalau datang ke tempat lelang banyak unit yang ready dipakai, minor sekali perbaikan,” kata Operation Head Bady Qadarsyah selaku Operation Head PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (AUKSI) Rabu 12 Agustus 2020.

Dengan begitu kita bisa memilih barang lelang yang rusaknya tidak terlalu parah sehingga biaya reparasi ketika sudah dibeli tidak terlalu besar.

Apalagi, mayoritas stok unit sepeda motor dan mobil di Auksi berasal dari kendaraan milik pribadi atau perorangan dan perusahaan yang sudah bekerja sama serta menjadi klien Auksi. Penjual atau pemilik kendaraan bisa datang dan melihat langsung proses lelang yang berlangsung.

Dalam data pelelangan satu tahun terakhir unit mobil bekas yang paling banyak dicari masih Toyota Avanza, Kijang Innova, Daihatsu Gran Max, Daihatsu Xenia, Suzuki APV, Toyota Rush dan lain-lain.

Dari merek-merek itu paling banyak dicari Avanza, sedangkan Rush paling sedikit dicari di balai lelang. Artinya peminat membeli Rush jauh lebih sedikit dari Avanza.

Aktivitas balai lelang itu juga sekarang banyak diunggah di YouTube. Jadi silakan saja Kamu pelajari.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here