AS Anggap 5 Program Pertukaran Budaya Cina Berbau Propaganda. (Foto: Voice of America)

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah mengakhiri lima program pertukaran budaya dengan Cina. Pihak AS menyebut program tersebut sebagai “soft power propaganda tools” atau propaganda tersembunyi.

Dalam web resmi, kelima propaganda tersembunyi yang dihentikan AS di antaranya: Program Perjalanan Pendidikan Pembuat Kebijakan Cina, Program Persahabatan AS-Cina, Program Pertukaran Kepemimpinan AS-Cina, Program Pertukaran Transparansi AS-Cina, serta Program Pendidikan dan Kebudayaan Hong Kong.

Dikatakan bahwa program tersebut telah diatur di bawah naungan Undang-Undang Pendidikan dan Pertukaran Budaya Bersama, yang ditanda tangani oleh Presiden John F. Kennedy tahun 1961.

Program ini sejatinya bertujuan meningkatkan pertukaran akademik dan budaya dengan negara-negara asing dan diatur dalam regulasi bernama Mutual Educational and Cultural Exchange Act atau MECEA.

“Sementara program lain yang didanai MECEA saling menguntungkan, lima program tersebut sepenuhnya didanai dan dioperasikan oleh pemerintah (Cina) sebagai alat propanganda soft power,” demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS, melansir Reuters, Sabtu, 5 Desember 2020.

Hingga saat ini, Pemerintah Cina dan Kedutaan Besar Cina di Washington belum memberi tanggapan mengenai program MECEA. Sedangkan Kementerian Luar Negeri AS enggan membahas lebih dalam.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here