ilustrasi vaksin virus corona (foto istimewa)
ilustrasi vaksin virus corona (foto istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Vaksin Covid19 Merah Putih akan diserahkan Lembaga Biomolekuler ke Bio Farma, Maret 2021.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan Lembaga Eijkman mengembangkan vaksin itu menggunakan platform sub-unit protein rekombinan.

Menristek Bambang menuturkan ada dua pengembangan bibit vaksin Merah Putih lain dengan platform yang berbeda yang progresnya dinilai relatif cepat, yakni yang masing-masing dikembangkan oleh Universitas Airlangga dan Universitas Indonesia.

“Mudah-mudahan nanti ketika masuk produksinya pun tidak berbeda jauh,” kata Bambang Kamis 3 Desember 2020.

Universitas Indonesia mengembangkan vaksin dengan platform DNA dan mRNA yang memungkinkan pengembangan vaksin lebih cepat.

Kemajuan pengembangan vaksin yang dilakukan Universitas Indonesia, menurut Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid19 Kementerian Riset dan Teknologi Ali Ghufron sedang dilakukan uji coba di hewan meskipun belum keseluruhan.

Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Puspita Lisdiyanti menuturkan LIPI mengembangkan vaksin Merah Putih dengan platform protein rekombinan.

Progres pengembangan saat ini, pihaknya sedang melakukan transfeksi di sel mamalia. Targetnya pada kuartal II 2021, diperoleh kandidat yang sudah dikarakterisasi.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here