MINEWS, JAKARTA-Semburan abu vulkanik Gunung Bromo mulai berdampak ke masyarakat. Kini abu mengarah ke wilayah Kabupaten Pasuruan dan warga membutuhkan masker.

“Kemarin mengarah ke Brang Wetan (Kabupaten Probolinggo), sekarang mengarah ke Brang Kulon (Kabupaten Pasuruan),” kata anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Widia Gunawan, Jumat 15 Maret 2019.

Pagi ini abu mengarah ke beberapa desa di Kecamatan Tosari dan Kecamatan Puspo.

Namun paparan abu masih tipis sehingga tak menganggu aktivitas warga. Meski abu vulkanik yang jatuh di wilayah Kabupaten Pasuruan tipis, namun warga tetap membutuhkan masker untuk antisipasi. BPBD setempat belum membagikan masker.”Ya butuh masker, untuk jaga-jaga,” katanya.

Teguh Wibowo, Ketua Komunitas Bromo Lovers, mengatakan aktivitas warga tak terganggu dengan status Waspada (level II) Gunung Bromo. “Semuanya masih normal. Ini sudah biasa bagi warga Tengger. Pariwisata juga normal,” katanya.