Ilustrasi 1,8 juta warga Jabodetabek Dijamin Gak Bisa Balik. (dok)
Ilustrasi 1,8 juta warga Jabodetabek Dijamin Gak Bisa Balik. (dok)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Puncak arus balik Idul Adha diyakini akan terjadi hari ini Minggu 2 Agustus 2020. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi, lebih dari 372 ribu kendaraan bakal memasuki Jakarta.

Secara rinci, prediksi itu untuk dua hari ke depan, yakni H+1 dan H+2 Idul Adha 1441 Hijriyah, dengan perkiraan 372.692 kendaraan yang masuk ibu kota.

Jasa Marga menyebut, angka itu mengalami kenaikan sekitar 33,6 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Operation Management & Maintenance Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra mengatakan, angka tersebut merupakan angka kumulatif lalu lintas yang meninggalkan Jakarta di beberapa Gerbang Tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama (arah Timur).

“Kami memprediksi, distribusi lalu lintas mayoritas dari arah Timur mencapai 56,3 persen. Sementara itu untuk dari arah Barat sebesar 21,7 persen dan dari arah Selatan sebesar 22,0 persen,” kata Pratomo dalam keterangan tertulis.

Jasa Marga bersama dengan Bina Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan serta pihak Kepolisian menyiapkan strategi untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here