Revitalisasi Monumen Nasional (Monas) yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta menuai kritik dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Pusat, DPR RI dan DPRD DKI Jakarta .(Foto : Minews.id/Ilham Dewansyah P)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Revitalisasi Monumen Nasional (Monas) yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta menuai kritik dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Pusat, DPR RI dan DPRD DKI Jakarta.

Pasalnya proyek senilai Rp 50.5 Miliar ini belum mengantongi izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. Selain itu, proyek yang bersebelahan dengan lapangan parkir Ikatan Restoran dan Taman Indonesia (IRTI) ini membuat 190 pohon yang ada dikawasan tersebut harus ditebang. Belakangan Pemprov DKI menyatakan ratusan pohon itu tidak ditebang, melainkan digeser.

Kini Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menghentikan sementara proyek revitalisasi sisi selatan kawasan Monas, Jakarta Pusat. Keputusan itu diambil setelah Pemprov DKI Jakarta melakukan rapat koordinasi bersama DPRD DKI Jakarta.

Proyek yang ditargetkan selesai pada Februari mendatang dihentikan sementara sampai mendapat persetujuan dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here