Joh Dilinger (Foto: FBI.gov)
Joh Dilinger (Foto: FBI.gov)

MINEWS, JAKARTA - Makam seorang penjahat dan perampok legendaris era 1930-an, John Herbert Dilinger Jr, rencananya akan dibongkar ulang pada 16 September 2019 mendatang.

Sebagai informasi, John Dillinger pernah dianggap sebagai kriminal paling berbahaya di AS pada masa ‘Great Depression’. Ia telah melakukan aksi perampokan di 24 bank, pembunuhan terhadap petugas polisi serta penyerangan empat kantor polisi, dua kali melarikan diri dari penjara, dan menganggap dirinya jelmaan Robin Hood.

Karena ulah penjahat seperti Dillinger dan kelompok lain yang segenerasi dengannya, FBI pun terus melakukan pengembangan cara-cara terbaru dalam menangkap para kriminal. FBI juga mengklaim bahwa mereka berhasil menembak mati Dillinger di Chicago pada 22 Juli 1934. Dillinger lalu dimakamkan di Indianapolis, Indiana, AS.

 

Namun, ternyata keluarga Dillinger saat ini tak percaya dengan klaim FBI itu. Akhirnya, muncullah rencana pembongkaran makam Dillinger, September nanti. Alasannya, kuat dugaan bahwa FBI selama ini melakukan konspirasi. Keluarga Dellinger yakin, FBI melakukan klaim sepihak, artinya yang terbunuh itu bukan Dellinger, melainkan orang lain.

Mengutip CBS News, baru-baru ini, rencananya, setelah makam dibongkar, jasad yang selama ini dipercayai publik sebagai Dillinger itu akan diautopsi ulang dan diperiksa DNA-nya untuk dicocokkan dengan pihak keluarga.

Permintaan pembongkaran makam tersebut sebelumnya diajukan oleh dua keponakan Dillinger. Mereka menyebut tubuh yang berada di makam itu tak cocok dengan ciri-ciri sang penjahat, terutama pada bagian bentuk telinga, warna mata, bentuk gigi, hingga sidik jari.

Nantinya, pembongkaran makam akan dikawal oleh Departemen Kesehatan Negara Bagian Indiana sebagai pemberi izin. Namun, diprediksi bahwa pembongkaran makam itu akan cukup sulit, mengingat jasad Dillinger dikubur sedalam 3 kaki atau hampir satu meter dengan lapisan beton keras, yang selama ini ditujukan untuk melindungi jasad dari para perampok kuburan.

 

Selain Departemen Kesehatan, pembongkaran makam juga akan dihadiri oleh sejarawan dari Indiana Historical Society, Susan Sutton, yang sedang menggarap sebuah catatan dokumenter tentang Dillinger.

Meski ada dugaan bahwa jasad tersebut bukan Dillinger, FBI masih yakin bahwa mereka sudah menembak sang penjahat di Chicago lebih 80 tahun lalu.

Semua misteri tentang Dillinger, klaim FBI dan keluarganya, akan terbukti pada 16 September 2019 mendatang. Kita tunggu saja.