Ultah Ke-75, Begini Sejarah Kelahiran PLN
Ilustrasi PLN (istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hari ini, 27 Oktober 2020 merupakan hari bersejarah bagi Perusahaan Listrik Negara (PLN). Yap, hari ini adalah peringatan ulang tahun PLN ke-75.

Perkembangan listrik di tanah air di mulai pada tahun 1897, di era penjajahan Belanda. Saat itu, berdiri perusahaan listrik pertama yang bernama Nederlandche Indische Electriciteit Maatschappij (NIEM) atau Perusahaan Listrik Hindia Belanda. Bahkan, NIEM sampai merambah dengan mendirikan perusahaan gas Nederlandsche Indische Gas Maatschappij (NIGM).

Selanjutnya pada 1909, NIGM mendirikan anak perusahaan Algemeene Nederlandsche Indische Electriciteit Maatschappij (ANIEM) yang diberi hak membangun beberapa pembangkit listrik berikut sistem distribusinya ke kota-kota besar di Jawa.

Namun, kelistrikan seluruh Jawa sempat diambil alih di masa pendudukan Jepang pada tahun 1942. Namun pada September 1945, para pemuda Indonesia kembali merebutnya, lalu diserahkan kepada pemerintah Republik Indonesia.

Selanjutnya Presiden Soekarno membentuk Djawatan Listrik dan Gas Bumi pada 27 Oktober 1945. Waktu itu kapasitas pembangkit tenaga listrik masih sebesar 157, 5 Megawatt (MW). Itu pun bekas peninggalan Belanda yang dikuasai Jepang.

Kemudian, pada 1 Januari 1961, dibentuk Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara (BPU-PLN) yang bergerak di bidang listrik dan gas. Namun usia lembaga ini cuma seumur jagung. BPU-PLN dibubarkan pada 1 Januari 1965.

Sebagai gantinya, dibentuklah 2 perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mengelola tenaga listrik dan Perusahaan Gas Negara (PGN) yang mengelola gas.

Kemudian di era Pemerintahan Soeharto, terutama pada 1972, melalui Peraturan Pemerintah No. 17, status PLN ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum hingga saat ini.

Reporter: Aris Kurniawan

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here