Saddam Hussein tak hanya sebagai orang yang kejam, namun merupakan seorang penulis novel romantis
Saddam Hussein tak hanya sebagai orang yang kejam, namun merupakan seorang penulis novel romantis

MATA INDONESIA, JAKARTA-Banyak yang tak menyangka memang, seorang Saddam Hussein akhirnya bisa tertangkap tanpa ada perlawanan. Dirinya ditemukan di dalam sebuah bungker sedalam dua meter seorang diri oleh pasukan militer Amerika Serikat.

Namun, ada hal yang mungkin tidak Anda tahu bahwa sosok kejam pembunuh massal itu memiliki kegemaran dalam sastra.

Contohnya ia pernah sebuah novel romantis dengan judul Zabiba and the King setebal 160 halaman yang dapat Anda beli di Amazon dengan harga 13 US Dollar (Rp175 ribu).

Novel yang ditulisnya tersebut menceritakan tentang seorang penguasa di Irak pada abad pertengahan yang tinggal di kampung halaman Saddam di Tikrit.

Saat itu, sia berselingkuh dengan seorang gadis petani cantik bernama Zabibah, yang terjebak dalam pernikahan yang kasar dan tanpa cinta.

Saat diterbitkan pada tahun 2000, buku itu menjadi buku terlaris di Irak dengan penjualan mencapai jutaan eksemplar.

Semua royalti buku digunakan untuk menyantuni orang miskin, yatim piatu, dan yang membutuhkan lainnya.

Namun, saat penerbitan pertama, buku yang selesai ditulis oleh Saddam menuai kontroversi, dimana bukan dirinya yang menulis namun ada pengarang lain menulis untuknya.

Meski ada sedikit kecurigaan tentang keterlibatan orang lain dalam penulisan novel, namun novel ini tetaplah berharga.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here