Mochamad Nadif Nasrulloh wisudawan yang melakukan wisuda online di makam ayahnya

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kisah mengharukan datang dari seorang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto, Mochamad Nadif Nasrulloh. Ia melaksanakan wisuda secara daring atau online, mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Jika biasanya mahasiswa melaksanakan wisudah online di kediamannya masing-masing, berbeda dengan mahasiswa satu ini. Ia melakukan perayaan kelulusan itu di makam sang ayah.

Nadif menjalani wisuda secara online di area pemakaman Desa Sidarata, Kabupetan Banjarnegara hari ini. Sarkinah, ibunda Nadif mengaku sedih sekaligus bangga dengan wisuda putranya.

“Rasanya sedih sekaligus bangga. Bangganya karena sekarang sudah lulus sudah jadi sarjana dan tidak lama-lama banget kurang lebih empat tahun. Sedihnya karena sudah ditinggal bapaknya,” kata Sarkinah menggambarkan perasaannya.

Ayah Nadif, almarhum Ali Maksum, meninggal dunia satu tahun yang lalu. Saat ayahnya meninggal, Nadif masih duduk di bangku kuliah menyelesaikan semesterannya.

Nadif tampak duduk beralaskan matras di depan pusara sang ayah. Ia memakai toga sekaligus menghadap layar laptop yang diletakkan di sebuah meja kecil yang ia bawa.

Nadif lulus sebagai sarjana Hukum Ekonomi Syariah dari kampus tempat ia menimba ilmu. Ia menjalani wisuda online seorang diri di makam sang ayah, lantaran ibunya sudah sulit berjalan.

Nadif mengatakan sang ayah dahulu pernah berpesan bahwa ia harus segera menyelesaikan kuliahnya. Sebab, jika terlalu lama maka biayanya akan semakin besar.

“Semoga bapak bisa bangga,” ucapnya berharap.

Usai melakukan prosesi wisuda online, Nadif segera membereskan peralatannya seperti laptop, meja dan tripod. Tak lupa, ia pun mendoakan sang ayah sebelum kembali ke rumah.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here