pendiri Perusahaan Honda

MATA INDONESIA, JAKARTA-Honda merupakan produsen sepeda motor terbesar di dunia sejak 1959 dan juga produsen mesin pembakaran dalam terbesar dengan produksi lebih dari 14 juta unit tiap tahun.

Honda berhasil menggusur Nissan sebagai produsen mobil kedua terbesar di Jepang tahun 2001. Honda juga menggusur Chryles, untuk menjadi pabrikan mobil terbesar keempat di pasar AS.

Mengutip dari Wikipedia, sekarang ini, Honda juga pabrikan mobil terbesar keenam di dunia. Pada 2004, perusahaan ini mulai memproduksi motor diesel, yang sangat tenang dan tidak membutuhkan penyaring untuk dapat melewati standar polusi.

Saat ini lini bisnis Honda juga tak hanya pada produksi mobil dan motor saja. Kini, Honda juga memproduksi Generator Listrik, Robot hingga Pesawat Jet.

Namun, tahukan Anda, sebelum besar sekarang ini, perusahaan bernama Honda ini mengalami sejarah perjalan sangat panjang. Tepat hari ini, Kamis, 24 September 1948, perusahaan Honda berdiri.

Pabrikan asal Jepang ini didirikan oleh Soichiro Honda, di Hammamatsu, Jepang. Dirinya bukan orang kaya dan berada, tapi hanya seorang anak tukang besi. Beliau lahir pada 17 November 1906 di Iwatangun yang kini bernama Tenrryu City suatu daerah terpencil di Shizuoka prefecture.

Ayahnya Soichiro Honda bernama Gihei Honda, yang merupakan seorang tukang besi yang beralih menjadi seorang pengusaha bengkel sepeda. sedangkan ibunya bernama Mika.

Soichiro merupakan anak sulung dari sembilan bersaudara, namun, hanya empat yang berhasil mencapai umur yang dewasa. Sisanya telah meninggal dunia karena lingkungan saat itu sangat kumuh dan kekurangan obat.

Sang Ayah, Gihei Honda merupakan orang yang gemar memperbarui sesuatu, sepertinya kebiasaan ini menurun ke seorang Soichiro. Ia selalu menemani ayahnya ke bengkel sepeda dan ikut membantu pekerjaan sang ayah.

Selain bergelut dibengkel sang ayah, dirinya juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Lalu di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan mesin pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda dengan model rem kaki.

Ingin mengembangkan diri dan mencari pengalaman pada usia 15 tahun, Sichiro Honda memilih pergi dari kampung untuk mencari pekerjaan di kota. Walaupun secara pendidikan formal, ia termasuk anak yang tidak mempunyai tamatan dan memiliki nilai buruk disekolah.

Namun niat dan tekadnya yang kuat inilah yang menjadikan dirinya berbeda dengan teman-teman sebayanya. Sesampainya di Kota Tokyo, Soichiro Honda berkerja di sebuah bengkel sebagai mekanik yang menangani mobil-mobil balap selama lebih kurang 6 tahun lamanya.

Pada zaman itu, velg mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan velg itu dengan logam. Hasilnya luar biasa. Velg logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan velg logam, Honda ingin membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan ring Piston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938.

Namun, sayangnya ketika ingin ditawarkan ke Toyota, karyanya dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual.

Tak lama, Honda juga mengalami kecelakaan dan sakit cukup serius yang membuat kedua pergelangan tangannya patah. Singakt cerita dirinya terus berkutik dengan ring piston tersebut,

Tetapi karena pada saat itu terjadi perang dunia, pabriknya pun tak bertahan karena terkena bom.

Tak patah semangat, akhirnya Soichiro mendirikan kembali pabriknya, tetapi tak berselang lama, perusahaan itu hancur kembali karena guncangan gempa yang pada saat itu sangat besar skalanya.

Akhirnya, setelah kehancuran pabrik untuk kedua kalinya, Soichiro jatuh miskin dan hanya bisa memakai sebuah sepeda untuk bepergian. Berawal dari seringnya rasa capek hinggap saat gowes sepeda, akhirnya timbul ide untuk memasang sebuah mesin di sepedanya.

Dari sinilah awal kemunculan sebuah motor yang diproduksi Honda. Motor itu dulu belum berwujud seperti sekarang, karena pada dasarnya hanya sebuah sepeda yang ditempeli mesin.

Motor yang pertama kali diciptakan Honda saat itu dinamai A-Type yang dihasilkan sekitar tahun 1947. mesin kecilnya hanya mampu berikan tenaga sebesar 0,5 HP namun berarti saat it karena irit bahan bakar dan tak perlu capek gowes lagi.

Keunikan motor ini adalah cara menghidupkannya, yaitu sang penunggang pertama kali harus mengowesnya, setelah beberapa saat secara otomatis mesin dapat hidup. Mesin itu berjenis Chimney yang berteknologi 2-tak.

Honda meninggal pada 1991 di usia 84 karena penyakit liver, meninggalkan istri dan tiga anak. Sebelumnya, pada 1973 Honda memutuskan pensiun dan menyerahkan tampuk kepemimpinan perusahaan ke Kiyoshi Kawashima.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here