PT KAI (Foto: Minews.id/Fatimah)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tragedi Bintaro merupakan kecelakaan kereta api terparah sepanjang sejarah perkeretaapian. Tak heran tragedi Bintaro menjadi perbincangan hangat saat itu, hingga mendunia.

Pada 2019 lalu Biang Overlander mengadakan kegiatan wisata horor bertajuk ‘Jakarta Mystical Tour’ di perlintasan kereta api Pondok Betung, Bintaro. Kegiatan ini mendapat larangan dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) karena hampir mencelakakan pesertanya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mengingatkan pentingnya pemberitahuan panitia terkait kegiatan yang berhubungan dengan perkeretaapian. PT KAI menyebutkan bahwa acara tersebut tidak berizin dan melarang pihak penyelenggara acara untuk melakukan agenda wisata horor dengan memasuki area jalur kereta api sebagai lokasi tur.

Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Eva Chairunnisa menuturkan Biang Ovenlander menyelenggarakan tur ini di sejumlah titik lokasi mistis termasuk di rel kereta Tragedi Bintaro 1987 pada Jumat 1 Oktober 2019. Dia sangat menyayangkan acara tersebut yang tidak berkoordinasi dengan PT KAI serta hampir menyebabkan kecelakaan Kereta Api pada saat kegiatan tersebut berlangsung. Dan tempat itu merupakan jalur rel Kereta Api Bintaro.

Eva mengatakan rel yang pernah dilintasi saat Tragedi Bintaro 1987 saat ini masih aktif digunakan sebagai jalur. Ia menyebut pemanfaatan ruang di sekitar rel merupakan kewenangan PT KAI. ”Area jalur rel Tragedi Bintaro 1987 yang digunakan sebagai lokasi kegiatan merupakan jalur aktif dengan lalu lintas kereta api yang cukup padat. Sesuai Undang – Undang 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian, jalur kereta api adalah jalur yang terdiri atas rangkaian petak jalan rel yang meliputi ruang manfaat jalur kereta api, ruang milik jalur kerta api, dan ruang pengawasan jalur kereta api, termasuk bagian atas dan bawahnya yang diperuntukkan bagi lalu lintas kereta api,” ujarnya.

Eva menegaskan dan mengajak semua pihak untuk tidak mengadakan aktivitas di sekitar jalur rel. Ia meminta keselamatan perjalanan kereta api menjadi tanggung jawab bersama. Untuk meminimalisir agar tidak ada lagi tragedi kecelakaan kereta api di Indonesia. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel. Mari sama – sama mewujudkan keselamatan perjalanan kereta api, karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama.” ujarnya.

Larangan tersebut dibuat secara tegas, agar tidak ada lagi kejadian dan peristiwa kecelakaan kereta. Melihat tragedi Bintaro ini banyak memakan korban dan menjadi sejarah terparah di Indonesia. Kecelakaan kereta Bintaro terjadi pada hari Senin pagi, jam dimana orang sedang sibuk – sibuknya memulai aktivitas. Banyaknya korban yang berjatuhan membuat tempat peristiwa itu menjadi terdengar sangat mistis.

Reporter: Reygitha

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here