Kamis, Oktober 28, 2021

Bantu Cetak Pemimpin, Putera Sampoerna Jadi Orang Indonesia Pertama Penerima ‘Peace Through Commerce Medal’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Peace Through Commerce adalah program di bawah Freedom Lights Our World (FLOW), Inc yang dimulai pada tahun 2006.

FLOW merupakan perusahaan nirlaba yang didirikan pada tahun 2005 oleh John Mackey, dan Michael Strong untuk mempromosikan solusi dari dunia bisnis untuk masalah dunia.

Penghargaan itu tidak diberikan kepada sembarang orang kecuali para pebisnis yang menunjukkan kepemimpinannya dalam mengatasi hambatan budaya di dunia.

Pada 12 Desember 2011, Pendiri Yayasan Sampoerna, Putera Sampoerna menjadi orang Indonesia pertama yang menerima penghargaan dari Administrasi Perdagangan Internasional, Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) itu.

Dia mendapat Peace Through Commerce Medal Award yang diberikan langsung oleh Under Secretary for Commerce for International Trade AS, Fransisco Sanchez.

Francisco Sanchez mengatakan, masing-masing penerima penghargaan adalah seorang pemimpin di bidangnya dalam mempromosikan perdagangan yang tidak hanya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan, melainkan untuk mengatasi hambatan budaya di seluruh dunia.

Penghargaan itu diberikan kepada Putera Sampoerna karena melalui Sampoerna Foundation berusaha mendapatkan calon-calon pemimpin masa depan Indonesia yang andal.

Menurut Sanchez, upaya yang dilakukan Sampoerna itu tidak hanya menguntungkan Indonesia, namun juga bagi hubungan Indonesia dan Amerika karena telah menyiapkan orang-orang yang mampu bekerja sama dalam berbagai bidang, salah satunya perdagangan.

Tokoh awal penghargaan ini adalah Thomas Jefferson yaitu Menlu AS pada 1790. Namun, penghargaan itu sempat vakum.

Penghargaan Peace Through Commerce Medal muncul kembali di tahun 2011. Alasan Sanchez menghidupkan kembali penghargaan karena kerja sama antar negara tak lagi soal perdamaian atau perang, namun cenderung kepada perdamaian dalam hubungan ekonomi.

Putera Sampoerna terpilih dari tujuh kandidat lainnya saat itu. Ketujuh orang itu adalah Frederick Lam, Fred Irwin, Jerry Levine, Kiran Pasricha, Pete Peterson, Konsulat Cina untuk promosi perdagangan internasional, serta Asosiasi Franchise Internasional di Washington.

Putera Sampoerna mengatakan, dirinya melakukan upaya untuk memajukan pendidikan karena ingin mendukung generasi muda Indonesia menempuh pendidikan berkualitas.(Annisaa Rahmah)

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama

Berita Terbaru

Bawa 200 Dosis, BIN Gelar Vaksinasi Door to Door untuk Tingkatkan Kepercayaan Turis Melancong ke Wakatobi

MATA INDONESIA, WAKATOBI - Badan Intelijen Negara Daerah Sulawesi Tenggara atau Binda Sultra melaksanakan vaksinasi door to door di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini