MATAINDONESIA, JAKARTA – Gitaris legendaris, Eddie Van Halen meninggal dunia pada usia 65 tahun di Oktober 2020. Meski begitu, namanya selalu dikenang oleh dunia sebagai salah satu gitaris terhebat di dunia.

Eddie Van Halen, yang lahir di Belanda, adalah gitaris Band Van Halen asal Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai salah satu pemain gitar listrik yang memiliki banyak inovasi permainan sehingga namanya dikenal luas oleh dunia. Van Halen populer di seluruh dunia pada tahun 1980-an. Eddie merupakan pencipta sekaligus pelopor teknik two handded tapping dalam permainan gitar.

Ia membentuk jembatan antara gaya rock 1970-an dan musik heavy metal tahun 1980-an. Dengan dedikasinya yang besar, ia memberikan banyak karya terbaik dan mendorong bandnya meraih kesuksesan. Pelatihannya dalam mempelajari teori musik klasik telah memengaruhinya dalam bermain gitar, terutama dengan teknik two tandded tapping yang terkenal.

Teknik gitar dan bakat Eddie di lagu instrumental Eruption dari debut album Van Halen (1978) menjadi momen lahirnya sebuat gitaris hebat baru di dunia. Teknik yang ia bawakan membuat orang berpikir bahwa ternyata gitar dapat dimainkan dengan tanpa batasan. Ia mendapatkan ide melakukan two handded tapping setelah melihat Jimmy Page memainkan solo Hearthbraker di tahun 1971. Jimmy melakukan pull-off pada sebuah open string, dan kemudian Eddie berpikir untuk melakukan hal yang sama dengan teknik yang lebih cepat.

Teknik two handded tapping telah membuka cakrawala baru dalam permainan gitar. Dengan teknik ini jari-jari di kedua tangan seorang gitaris dapat bergerak dengan lebih leluasa menjelajahi fretboard dan dengan kecepatan yang tak dapat dihitung sebelumnya. Sayangnya, banyak gitaris setelah era Eddie hanya tertarik pada aspek tekniknya saja.
Asalkan bisa bermain dengan cepat dan mampu membuat penonton kagum dengan aksi mereka, namun permainannya justru hambar karena tidak mempunyai jiwa untuk membangkitkan emosi. Sangat berbeda dengan yang dimainkan oleh Eddie.

Eruption sebagai instrumen yang memperkenalkan teknik two handded tapping dalam permainan gitar Eddie ini menampilkan permainan cepat dalam waktu kurang lebih satu menit empat puluh dua detik. Dari sinilah ia disebut sebagai gitaris terhebat di dunia, bahkan banyak juga yang menyebutnya Dewa Gitar.

Tapping yang dimaksud adalah memencet leher gitar dengan jari, bukan dipetik seperti biasa orang memainkan gitar. Eddie pernah mengatakan, dia selalu memegang gitar dengan kedua tangannya selagi menghantam fret gitar (kebalikan dari saat menjentikkan senar dengan tangan tebuka).

Selain dalam lagu Eruption, Eddie juga menggunakan teknik itu pada lagu yang terdapat di album keenam Van Halen, yaitu Jump. Eddie juga memperlihatkan keahlian menciptakan lagu. Jump dibuka dnegan intro piano yang iramanya dapat menempel di pikiran kita. Lagu ini diberikan sentuhan menggunkan syntesizer sebagai instrumen melodi utama yang menjadi fondasi dasar pembentukan lagu. Ia membuat syntesizer yang menghasilkan bunyi persis dengan suara gitar yang biasa ia mainkan.

Reporter : Anggita Ayu Pratiwi

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here