MATA INDONESIA, JAKARTA – Illuminati merupakan nama organisasi yang didirikan pada 1 Mei 1776 oleh seorang profesor hukum Universitas Ingolstadt, Adam Weishaupt. Organisasi rahasia itu didirikan oleh Weishaupt untuk melawan pengaruh agama pada kehidupan masyarakat dan menentang penyalahgunaan kekuasaan pemerintah.

Adam Weishaupt
Adam Weishaupt

Weishaupt meyakini bahwa masyarakat seharusnya tidak diatur dan tidak terpaku pada standard moral yang ditentukan oleh ajaran agama.

Dia memilih lima orang mahasiswa hukumnya yang paling berbakat untuk bergabung ke dalam organisasi. Organisasi ini terdiri dari para pemikir bebas dan terinspirasi dari Freemason. Illuminati pun berkembang menjadi organisasi berisi informan yang melaporkan sejumlah tingkah laku korupsi para pejabat pemerintah dan tokoh agama.

Dilansir dari BBC, dengan bantuan seorang diplomat terkenal asal Jerman, Baron Adolf Franz Friedrich dan Freiherr von Knigge, Illuminati berhasil merekrut anggota Freemason untuk bergabung hingga melebihi 2.000 anggota. Mereka tersebar di Bavaria, Prancis, Hungaria, Italia dan Polandia.

Weishaupt mendirikan Illuminati dengan landasan bahwa semua hal seharusnya dapat dipahami lewat pendidikan, sesuatu yang kala itu bahkan ditentang oleh lembaga pendidikan tinggi di Ingolstadt.

Organisasi besutan Weishaupt ini tidak berumur panjang. Sekitar satu dekade setelah didirikan, organisasi rahasia itu disusupi oleh otoritas Bavaria usai meluncurkan tulisan-tulisan anti pemerintah. Iluminati pun dibubarkan dan Weishaupt diusir dari Ingolstadt. Weishaupt kemudian menghabiskan sisa hidupnya di Kota Gotha, Jerman.

Ide tentang organisasi rahasia yang menentang pemerintah terus membara di imajinasi banyak orang. Kondisi ini menimbulkan asumsi bahwa Illuminati sebenarnya tidak pernah dibubarkan. Berbagai teori konspirasi pun bermunculan.

Salah satu teori konspirasi yang berkembang di masyarakat adalah teori mengenai Revolusi Prancis yang menyatakan bahwa revolusi itu bermula di Ingolstadt dan Illuminati adalah otak intelektual di balik gerakan tersebut.

Selain itu, ada pula teori konspirasi yang muncul dari para penulis seperti Mark Dice, David Icke, Texe Marrs, Ryan Burke, Juri Lina, dan Morgan Gricar. Mereka berpendapat bahwa Iluminati terus bertahan bahkan mungkin hingga saat ini. Banyak dari teori tersebut mengemukakan beragam kejadian di dunia dikendalikan dan dimanipulasi oleh Illuminati.

Para penganut teori persekongkolan juga mengklaim bahwa banyak orang terkenal yang menjadi anggota Illuminati. Sebagai contoh, Presiden Amerika Serikat kerap menjadi sasaran yang umum untuk klaim semacam itu.

Saat ini, Illuminati menjadi teori konspirasi yang paling banyak dibicarakan di dunia, seperti dikutip dari BBC, bahkan selebriti seperti pasangan Jay-Z dan Beyonce menggunakan simbol organisasi itu dengan mengangkat tangan mereka membentuk segitiga Iluminati saat konser.

Kendati banyak peristiwa yang dikait-kaitkan dengan Illuminati, nyatanya tidak ada bukti jelas mengenai keterlibatan organisasi rahasia itu maupun hubungannya secara langsung.

Reporter: Safira Ginanisa

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here