Tokugawa Ieyasu

MATA INDONESIA, JAKARTA –┬áPertempuran Sekigahara telah terjadi ratusan tahun lalu dan berdampak banyak perubahan di Jepang. Namun, tokoh-tokoh yang bertempur di perang maha dahsyat itu, masih tetap terkenang.

Perang Sekigahara terjadi pada 15 September 1600 menurut kalender Lunar, di lokasi yang kini menjadi Distrik Fuwa, Provinsi Mino, Jepang.

Setelah kematian Toyotomi Hideyoshi, Jepang tambah carut-marut. Ada dua kubu yang berupaya merebut kekuasaan, yakni pasukan timur yang dipimpin Tokugawa Ieyasu dan pasukan timur Ishida Mitsunari.

Tak terhitung jumlah korban dalam perperangan ini. Berikut, beberapa tokoh yang melegenda dalam pertempuran Sekigahara.

1. Tokugawa Ieyasu

Sebagai pemenang, Tokugawa Ieyasu langsung mengambil alih kepemimpinan di Jepang. Lahir di Okazaki, 31 Januari 1543, Ieyasu memimpin hingga ajalnya pada 1 Juni 1616. Ia mendirikan Keshogunan Tokugawa yang bertahan selama lebih 250 tahun.

2. Ishida Mitsunari

Kalah dalam pertempuran Sekigahara tak membuat nama Ishida Mitsunari pudar dari sejarah. Ia adalah seorang politikus handal sekaligus daimyo di era Azuchi Momoyama. Mitsunari juga menjadi Go Bugyo, satu dari lima anggota pelaksana pemerintahan di era Hideyoshi Toyotomi. Ia dieksekusi pada 1 Oktober 1600, setelah pertempuran Sekigahara.

3. Date Masamune

Dikenal sebagai pakarnya taktik perang, Date Masamune juga ikut ambil bagian dalam pertempuran Sekigahara di kubu Tokugawa. Sebelum era Toyotomi, Masamune adalah seorang samurai yang mengabdi di era Azuchi-Momoyama. Klannya cukup terhormat di Jepang, bahkan disebut sebagai salah satu yang paling berjasa dalam mengembangkan perdagangan di era Tokugawa.

4. Mori Terumoto

Sosok Mori Terumoto adalah salah satu dari lima dewan menteri bersama Tokugawa Ieyasu di era Hideyoshi. Namun, ia memilih bergabung bersama Mitsunari di pertempuran Sekigahara. Meski kalah, Mori tak dieksekusi pasca perang. Ia ikut andil dalam pembangunan istana Edo, lalu mengundurkan diri dari politik pada 1623.

5. Tadakatsu Honda

Ia adalah samurai tangguh, seorang petarung sekaligus komandan perang paling setia kepada Ieyasu. Bahkan, Honda mengabdikan dirinya untuk klan Tokugawa, sebelum Ieyasu berposisi sebagai Shogun. Honda dikenal buas dalam bertarung, dan ia ambil banyak bagian dalam kemenangan di Sekigahara.

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here