Al Jazari Clocks

MINEWS, JAKARTA – Pernahkah kalian sadari, atau bertanya-tanya, hal-hal yang berada dekat dengan kehidupan Anda siapa yang menemukannya pertama kali? Misalnya, kopi, jam, musik atau universitas tempat menimba ilmu.

Mengutip dari Mvslim.com, dalam sebuah buku berjudul ‘1001 Inventions’, yang ditulis untuk merayakan sejarah 1.000 tahun warisan Muslim, banyak hal di sekitar kita ternyata ditemukan oleh orang-orang Islam pada masa lampau.

Bahkan penemuan itu telah melekat dengan peradaban, menjadi bagian dari gaya hidup di dunia, tanpa pandang agama atau ras. Apa saja hal tersebut? Yuk simak 5 penemuan besar Muslim yang berada di sekitar Anda.

1. Kopi

Biji kopi kabarnya pertama kali ditemukan oleh seorang Muslim Arab bernama Khalid. Saat menggembala, ia memberi makan kambing-kambingnya dengan sejenis berry, yang membuat hewan-hewan tersebut jadi bersemangat. Akhirnya, berry-berry itu dibawa olehnya, dikeringkan, lalu direbus dan terciptalah minuman kopi pertama kali.

2. Jam

Seorang cerdik asal Diyarbakir di Turki bernama Al Jazari telah menemukan sebuah mesin otomatis untuk mengatur waktu dalam kehidupan kita sehari-hari. Mesin itu kemudian dikenal dengan nama ‘jam’. Pada 1206, Al Jazari terus memproduksi jam untuk kebutuhan manajemen, sampai digunakan sebagai penanda waktu salat.

3. Musik

Apakah para seniman masa kini tahu bahwa musik yang mereka mainkan saat ini adalah hasil pengembangan dari seorang jenius Muslim bernama Al Kindi? Seniman Muslim yang satu ini menciptakan notasi musik, sistem penulisan musik, sampai skala musik dengan suku kata yang disebut solmisasi.

Suku kata itu membentuk skala dasar yang saat ini dikenal yakni doh, ray, me, far, so, la, tee yang berasal dari alfabet Arab yakni dal, ra, mim, fa, sad, lam, sin. Skala musik ini diciptakan pada abad ke-9 masehi diikuti perkembangan berbagai alat musik menjadi lebih beragam.

4. Peta

Awalnya, selama 3.500 tahun, manusia hanya menggunakan petunjuk jalan yang digambar atau dituliskan di atas kepingan tanah liat. Setelah kertas ditemukan di Baghdad pada abad ke-8, orang-orang Muslim mulai membuat peta yang dilengkapi dengan panduan jalan untuk para pelancong agar tetap menemukan arah yang ingin ditujunya.

5. Universitas

Seorang perempuan alim bernama Fatima Al Fihri benar-benar meresapi anjuran Al Quran untuk mencari ilmu sedalam-dalamnya. Ia lalu mendirikan sebuah komunitas yang dinamai Al Qarawiyin di Fez, Maroko. Komunitas itu kian membesar, dari yang awalnya belajar agama dan politik, lalu berkembang jadi pusat studi berbagai ilmu, terutama ilmu alam. Lalu terbentuklah universitas pertama di dunia dalam sejarah.