Ilustrasi Rupiah.

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nilai tukar rupiah atas dolar AS ditutup melemah di akhir perdagangan Kamis, 3 Desember 2020. Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di posisi Rp 14.140 per dolar AS atau melemah 0,11 persen.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan mata uang garuda disebabkan oleh optimisme pelaku pasar yang berharap agar anggota parlemen dapat meluncurkan paket fiskal untuk mendukung ekonomi AS.

“Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer telah menyatakan dukungan atas kesepakatan stimulus bipartisan senilai 908 miliar dolar AS yang mencakup dukungan untuk usaha kecil dan pengangguran AS,” ujarnya, Kamis sore.

Selain itu, dolar menjadi perkasa karena adanya komentar positif terhadap stimulus industri penerbangan. Kemarin, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa dia mendukung dana 20 miliar dolar AS sebagai tambahan bagi maskapai penerbangan AS.

Dari dalam negeri, meski ekonomi Indonesia telah berangsur pulih dari masa kritis akibat pandemi covid-19, namun hal ini tak cukup membantu rupiah untuk menguat atas dolar AS.

Ibrahim pun berharap agar ekonomi di kuartal IV 2020 dapat terus membaik sehingga akan berdampak terhadap perekonomian di tahun 2021. Di mana, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran 4,8 persen hingga 5,8 persen. Namun para ekonom memandang angka kisaran 3,0 persen sampai 3,5 persen karena memasuki masa pemulihan.

“Walaupun ada perbedaan pandangan tentang angka, namun intinya cuma satu yaitu sinyal pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat sejak Kuartal III 2020 dan terus membaik hingga akan menembus kemungkinan angka positif pada Kuartal IV 2020,” katanya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here