Kecoa raksasa ditemukan di dasar laut
Kecoa raksasa ditemukan di dasar laut

MATA INDONESIA, JAKARTA-Laut Indonesia memang menyimpan banyak mahluk hidup yang belum terjamah. Nah, terbaru, Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan jenis krustasea (udang-udangan) Bathynomus raksasa atau biasa spesies ini disebut sebagai ‘kecoak raksasa’.

Para peneliti menemukan ‘kecoak’ ini di Selat Sunda dan selatan Pulau Jawa pada kedalaman 957-1.259 meter di bawah permukaan laut.

Peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI, Conni Margaretha Sidabalok mengatakan penemuan hewan jenis ini di perairan Indonesia adalah yang pertama. Berukuran panjang 36 sentimeter, kecoa laut raksasa itu ditemukan dua individu di dua lokasi, masing-masing di ujung selatan Sumatera dan selatan Jawa.

Ekspedisi itu sendiri menyusuri 63 situs mulai dari perairan Jakarta, menyusuri Selat Sunda sampai ke selatan Cilacap. “Baru ditemukan di dua lokasi saja yang disebutkan tadi satu lokasi hanya satu individu Bathynomus raksasa,” ujar Conni yang merupakan pakar biologi botani itu.

Hal senada diutarakan Pelaksana Tugas Kepala Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Cahyo Rahmadi.

Menurutnya, penemuan jenis baru Bathynomus raksasa ini menjadi capaian penting keilmuan, khususnya dalam bidang ilmu taksonomi.

“Penemuan jenis baru merupakan capaian besar seorang taksonomis apalagi jenis spektakuler dari sisi ukuran bahkan ekosistem di mana jenis tersebut ditemukan,” katanya.

Sekedar informasi, Bathynomus merupakan salah satu ikon krustasea laut dalam dengan ukuran relatif besar dan tampilan keseluruhan yang khas.

Morfologi Bathynomus memiliki tubuh pipih dan keras, walaupun tidak memiliki karapaks atau cangkang keras yang melindungi organ dalam pada tubuh krustasea.

Matanya berukuran besar, pipih, dan memiliki jarak cukup lebar di antara keduanya.

Organ di bagian kepala adalah sepasang antena panjang, sepasang antena pendek di ujung kepala, serta mulut dan anggota tubuh yang bermodifikasi untuk alat makan di segmen bagian bawah kepala.

Bathynomus memiliki tujuh pasang kaki jalan dan lima pasang kaki renang. Identifikasi Bathynomus raksasa dilakukan dari holotype jantan berukuran 363 milimeter dan paratype betina berukuran 298 milimeter.

Penemuan jenis baru Bathynomus raksasa ini telah dipublikasikan pada jurnal ZooKeys, 8 Juli 2020.

Spesies Bathynomus raksasa ditemukan saat kegiatan ekspedisi South Java Deep Sea Biodiversity Expedition (SJADES) yang merupakan ekspedisi LIPI bersama National University of Singapore dengan koordinator penelitian Dwi Listyo Rahayu dan Peter Ng pada 2018.

Ekspedisi SJADES juga memperoleh empat spesimen Bathynomus pra-dewasa dan muda dari perairan Selat Sunda dan selatan Jawa.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here