Ilustrasi penderita influenza (istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTAImunitas atau kekebalan tubuh kini menjadi kebutuhan bukan cuma warga Indonesia tetapi juga dunia. Tetapi bagaimana kita mengetahui kekebalan tubuh kita dalam kondisi bagus?

Seorang dokter bernama Abisola Olulade seperti dikutip Insider menyatakan tidak ada obat atau pil yang langsung meningkatkan kekebalan tubuh.

Dia justru mengingatkan agar kita menjauhi mengonsumsi alkohol, harus banyak berolahraga, dan cukup tidur. Semua itu akan menjaga sistem kekebalan yang sehat.

Selain itu, kita harus bisa mengenali kapan tanda-tanda kekebalan tubuh dalam kondisi mengkhawatirkan.

Olulade mengungkapkan, kondisi tersebut terjadi jika Kamu terus menerus terkena infeksi dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sembuh.

Selain itu, jika Kamu terluka, juga akan membutuhkan waktu yang relatif lama untuk mencapai kesembuhan.

Tanda lain adalah sering sekali mengalami pilek, rasa lelah yang berkepanjangan dan perasaan stres yang meningkat.

Menurut American Psychological Association, rasa stres dan kesepian yang berkepanjangan bisa menyebabkan turunnya kekebalan tubuh karena kadar limfosit di dalam tubuh juga turun. Akibatnya sulit melawan setiap infeksi yang masuk ke tubuh kita.

Selain itu, tanda lain kekebalan tubuh kita lemah adalah sering mengalami masalah pencernaan seperti diare, perut kembung, kram dan sembelit.

Menurut laporan Insider, tidak ada cara yang lebih baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh selain melakukan pola hidup sehat seperti olahraga teratur, makan makanan sehat, dan meminimalisir stres.

Dari sudut pandang pola makan, meningkatkan kekebalan tubuh berhubungan mengonsumsi makanan sehat yang seimbang yaitu banyak makan buah dan sayuran, makanan kaya dengan serat, makanan prebiotik seperti bawang putih maupun bawang merah selain itu probiotik seperti kefir dan yogurt.

Sementara istirahat dengan tidur yang cukup juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh karena saat tidur tubuh Kamu melepaskan sitokin pelindung. Itu adalah protein yang dilepaskan tubuh agar kita tertidur dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Sebaliknya, jika Kamu tidak cukup tidur justru membuat tubuh tak bisa mengurangi tumpukan sitokin pelindung tersebut sehingga sulit melawan infeksi.

 

 

 

 

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here