Menkopolhukam Mahfud MD. (Foto: Kemenpolhukam)
Menkopolhukam Mahfud MD. (Foto: Kemenpolhukam)

MATA INDONESIA, JAKARTA-Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mengungkap alasan kenapa banyak menteri yang tak berani mencairkan anggaran dan membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah karena lambatnya pencairan anggaran.

Menurutnya, para menteri takut terhadap audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk mengecek kebenarannya ia memberanikan diri untuk datang langsung dan menanyakan kepada ketua BPK untuk mengetahui alasan para menteri tidak berani mencairkan anggaran yang sudah disedikan.

“Saya datangi ke Ketua BPK. Pak ini banyak menteri yang takut mengeluarkan uang sampai-sampai presiden marah-marah Kenapa pak?,” kata Mahfud saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu 5 Juli 2020.

Ia menyebutkan proses pencarian anggaran di kementerian itu juga terkendala lantaran dihentikan oleh BPK, yang hendak memeriksa prosedurnya terlebih dahulu.

“Orang sedang berjalan, BPK sudah masuk, katanya mau disetop dulu, semua mau diperiksa dulu prosedurnya. Padahal ini buru-buru mengeluarkan uang,” ujarnya.

Mahfud pun mengkomunikasikan hal itu dengan pihak BPK. BPK kemudian meresponsnya dan berjanji bakal mempermudah proses audit, sehingga kementerian bisa dengan cepat mencairkan anggaran.

Menurut Mahfud, ketakutan itu terjadi di berbagai lembaga dan kementerian. Ia pun berpesan kepada pimpinan kementerian agar berani menghadapi risiko. Apalagi hal itu berhubungan dengan keselamatan masyarakat saat menghadapi masa pandemi.

“Seorang pemimpin itu memang diangkat untuk menghadapi risiko itu. Kalau takut, ini takut, itu malah nggak berbuat. Apalagi ini untuk keselamatan rakyat untuk memerangi Covid-19 yang sekarang sedang melanda negeri kita,” ujarnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini juga meminta para menteri tak perlu takut. Sebab pihaknya telah meminta KPK, Jaksa Agung dan BPK untuk memberikan pendampingan hukum.

Tak hanya itu saja Mahfud juga meminta pencairan anggaran adalah kebenaran materilnya terlebih dahulu di tengah pandemi seperti sekarang ini.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here