Sabtu, Januari 22, 2022

Awal Februari, PKL Malioboro Direlokasi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Rencananya awal Februari 2022, pedagang kaki lima Malioboro akan memulai proses relokasi ke tempat yang baru. Hasil itu berdasarkan pertemuan terakhir yang dilakukan dengan Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta.

“Rencananya dilakukan relokasi pada 1-7 Februari 2022. Sebelumnya akan ada semacam acara selamatan di Gedung Indra pada 22 Januari,” kata Ketua Paguyuban Angkringan Malioboro (Padma) Yati Dimanto di Yogyakarta.

Ia menambahkan, seluruh pedagang kaki lima akan dipindahkan ke lokasi baru sehingga jika pada 8 Februari masih ada pedagang yang berjualan di lokasi lama maka akan langsung ditertibkan oleh aparat gabungan.

Meskipun pedagang menerima rencana untuk relokasi, namun Yati masih berharap agar pemerintah bisa menunda kebijakan tersebut selama satu hingga tiga tahun untuk memberikan kesempatan kepada pedagang memulihkan kondisi perekonomian mereka.

“Pandemi membuat kami terpuruk karena ada kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat sehingga wisatawan pun sepi,” katanya.

Namun demikian, lanjut dia, kondisi pariwisata di Yogyakarta kembali berangsur pulih dan Malioboro kembali ramai dikunjungi wisatawan sehingga pedagang ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memulihkan kondisi ekonomia mereka.

“Kekhawatiran kami saat dipindah ke gedung baru, maka wisatawan enggan datang. Bisa membuat kami mati perlahan-lahan,” katanya.

Pedagang masih berharap agar konsep penataan PKL di kawasan Malioboro tidak dilakukan dengan cara relokasi tetapi “mempercantik” lokasi berjualan PKL.

“Misalnya dengan seragam yang bagus, gerobak yang sama atau urutannya. Jadi tidak perlu dipindah tetapi dipercantik saja. Apalagi kami yang jualan kuliner tidak bersinggungan langsung dengan toko,” kata Yati yang sudah berjualan selama 18 tahun di Malioboro.

Selain itu, Yati juga menyoroti luasan lapak yang nantinya akan ditempati pedagang di lokasi baru karena ukurannya terbatas 1,15 x2 meter persegi dan hanya ada satu pintu tiap dua lapak sehingga rentan menimbulkan konflik antar pedagang terlebih jika pemilik lapak berbeda.

Selain di bekas Gedung Bioskop Indra, pemerintah daerah juga menyiapkan lokasi lain untuk relokasi PKL Malioboro yaitu di bekas kantor Dinas Pariwisata DIY.Total terdapat sekitar 1.700 pedagang kaki lima Malioboro yang akan direlokasi ke dua lokasi tersebut.

BERIKAN KOMENTAR POSITIF

Ayo berikan komentar
Tuliskan nama

Berita Terbaru

Alot, Pertemuan Menlu AS-Rusia Tak Jua Hasilkan Kesepakatan

MATA INDONESIA, JENEWA – Para diplomat top Amerika Serikat (AS) dan Rusia tidak membuat terobosan ketika membahas masalah Ukraina....
- Advertisement -

Baca berita yang ini