kecelakaan pesawat di India (foto istimewa)
kecelakaan pesawat di India (foto istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA-18 orang dikabarkan meninggal dunia, sementara 16 lainnya terluka serius. Kedua pilot merupakan bagian dari korban dalam kecelakaan pesawat Air India Expres pada Jumat 7 Agustus 2020 waktu setempat. Kecelakaan terjadi karena cuaca buruk setelah ditemukannya kotak hitam.

Diketahui, Air India Express, penerbangan IX 1344 Dubai-Kozhikode mencoba mendarat di Bandara Internasional Calicut, dalam hujan lebat namun melampaui landasan dan berujung terjun ke lembah sedalam 35 kaki.

Hal itu berdampak pada badan pesawat terbelah dua, menurut laporan pesawat itu jatuh pada pukul 19:40 waktu setempat (14:10 GMT) pada hari Jumat.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh tim otoritas India, yang telah berhasil kotak hitam dan perekam suara kokpit, segera mengirim bukti itu ke Delhi untuk dianalisis, the Times of India melaporkan, dikutip pada Minggu 9 Agustus 2020.

Seorang pejabat senior yang terkait dengan penyelidikan mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan apakah kecelakaan itu disebabkan oleh kesalahan teknis atau kesalahan manusia.

Ia menambahkan, “Semua kecelakaan disebabkan oleh beberapa faktor penyebab dan di sini info awal menunjukkan pendaratan yang salah karena cuaca buruk sebagai alasannya,” ujarnya kepada the Times of India.

Landasan pacu sepanjang 8.000 kaki di bandara cukup untuk sebuah Boeing 737 untuk mendarat tetapi diketahui bahwa pesawat tersebut melampaui landasan hingga sejauh 3.000 kaki.

Apa yang sebenarnya terjadi akan menjadi jelas hanya setelah memeriksa riwayat penerbangan dan komunikasi pilot dengan pengendali lalu lintas penerbangan (ATC).

Penerbangan Air India Express IX 1344 yang celaka menggunakan pesawat Boeing 737-800, dengan 174 penumpang dewasa, 10 anak-anak, dua pilot dan empat awak kabin.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here