MADRID, SPAIN - JULY 11: Noel Gallagher of Noel Gallagher's High Flying Birds performs on stage during day 1 of Madcool Festival on July 11, 2019 in Madrid, Spain. (Photo by Mariano Regidor/Redferns)

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Musisi sekaligus mantan gitaris band Oasis, Noel Gallagher menentang aturan pemerintah Inggris dengan menolak memakai masker di tengah pandemi Covid-19.

Sejak Covid-19 menyebar di seluruh dunia, memakai masker adalah salah satu cara untuk meminimalisir penularan virus yang awalnya berasal dari Wuhan, China.

Tak semua orang setuju dengan anjuran pemakaian masker, salah satunya adalah Noel. Menurut dia, memaksa memakai masker sama saja merenggut hak kebebasan seseorang.

“Itu bukan sebuah hukum. Terlalu banyak kebebasan yang direnggut dari kami. Saya memilih untuk tak memakai masker. Jika virus itu menyerang saya, itu tanggung jawab saya pribadi, bukan masalah orang lain. Tak perlu memakai masker, tak ada gunanya,” kata Noel, dikutip dari Loudersound, Kamis 24 September 2020.

“Suatu hari saya pergi ke Manchester naik kereta dan beberapa orang berkata:’Bisakah kamu memakai masker, karena polisi transportasi akan menangkap dan memberikan denda ratusan poundsterling. Tapi kamu tak perlu pakai masker jika sedang makan'” lanjut Noel.

“Saya menjawab:’Oh, begitu. Jadi virus pembunuh itu akan masuk ke dalam kereta dan menyerang saya, tapi ketika melihat saya sedang makan sandwich, virus itu berkata, jangan ganggu dia karena dia sedang makan siang.'”

“Mengapa Anda harus memakai masker ketika sedang cukur rambut, tapi Anda tak harus memakai masker ketika sedang berada di pub (bar)?” tutur Noel.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here