Ilustrasi aplikasi kencan (Foto: Istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Minimnya mobilitas di masa Covid-19 membuat para jomblo merasa kesepian. Apalagi jika mereka lebih banyak menghabiskan waktu seorang diri.

Psikolog Klinik Dewasa, Rebeka Pinaima mengungkapkan, pandemi telah mengubah rutinitas harian masyarakat, termasuk para jomblo. Mereka jadi memiliki banyak waktu untuk bermain gawai sepanjang hari. Pada akhirnya kegiatan itu memicu rasa kesepian.

Rebeka mengatakan, semakin seseorang merasa kesepian maka ia semakin mencari teman bicara. Kondisi inilah yang kemudian membuat para jomblo tergoda menggunakan aplikasi kencan.

“Mungkin awalnya enggak benar-benar menggunakan aplikasi kencan untuk menemukan jodoh. Tapi dengan begitu jadi ada teman bicara,” ucapnya dalam acara perilisan “Annual Singles Dating Survey 2020”.

Menurut dia, sebenarnya komunikasi adalah cara efektif untuk mengatasi stres. Beberapa orang menjadikan aplikasi kencan untuk copping stress. Sebab, hal itu bisa dimanfaatkan sebagai wadah bertukar cerita dengan orang lain.

Walau begitu, bukan tidak mungkin para jomblo menemukan jodohnya lewat aplikasi kencan. Rebeka pun membagikan beberapa tips agar para jomblo bisa sukses mencari jodoh di aplikasi.

1. Pilih aplikasi yang terpercaya

Hal pertama yang perlu kamu lakukan ialah memilih aplikasi yang terpercaya. Pasalnya, banyak aplikasi kencan yang berbahaya. Jadi sebelum menggunakan, pastikan aplikasinya sudah terverifikasi.

2. Telusuri foto profil

Jangan hanya kepincut dengan pesonanya di foto profil. Kamu perlu memeriksanya terlebih dahulu ya.

Ketika ada match, jangan langsung percaya begitu saja. Violet menyarankan untuk memeriksa foto profil tersebut di mesin pencari.

“Seperti di Google ada tools untuk melihat foto dan mencarinya. Kalau foto profilnya muncul dimana-mana dan tidak sesuai dengan keterangan di profil, maka bisa dipastikan itu scam,” katanya.

3. Ajak kencan lewat video

Apabila semuanya tampak aman, kamu bisa mengajak si dia untuk melakukan video dating atau kencan virtual. Bertemu lewat video membantu pengguna untuk membuktikan match adalah orang yang benar atau bukan.

Ajak ngobrol untuk mencari informasi lebih mendalam. Jika ada sesuatu yang mencurigakan seperti sosoknya terlihat sangat sempurna, maka patut dicurigai.

4. Laporkan

Satu lagi langkah yang perlu kamu lakukan ialah melaporkan jika adanya tindak kejahatan di aplikasi itu. Violet mengingatkan, aplikasi kencan memang harus digunakan secara hati-hati.

Bila pengguna menjadi korban scamming, maka jangan sepenuhnya mengontrol sendiri.

Pengguna bisa melaporkan orang yang menipu ke penyedia layanan aplikasi kencan agar di blacklist. Namun, apabila penipu sangat membahayakan, pengguna dapat melaporkannya ke pihak berwajib.

Reporter: Indah Utami

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here