MATA INDONESIA, JAKARTA – Produser Soul, Dana Murray, mengaku sangat beruntung diberkati tim yang solid. Ketika masuk proses pasca-produksi, pandemik datang, dan membuat semua tim harus bekerja dari rumah.

Namun ia memastikan, semua adegan dalam film sesuai dengan rencana produksi sejak awal. Tidak ada bagian apapun yang harus ditiadakan karena kendala teknis akibat pandemik COVID-19.

“Kami harus menunda pasca-produksi kami, tapi, ini menunjukkan betapa luar biasanya tim kami. Aku sangat bersyukur kami bisa menyelesaikannya,” ucap Dana.

Batal tayang ke bioskop pada pertengahan 2020 lalu, Dana sendiri mempercayakan semua strategi publikasi dan pemasaran pada timnya.

“Tentu saja sangat sulit saat ini, karena berita (situasi pandemik) terus berganti setiap saat. Kami hampir setiap hari menyusun strategi, rencana, melakukannya, mengubahnya, lagi, dan sebagainya. Ya, kami hanya berusaha selalu positif agar semua orang aman dan bisa menikmati film ini ketika semuanya siap,” katanya.

Punya visual unik dan cerita yang filosofis, serta tema yang agak membingungkan. Bagi Pete dan para pembuat film, mereka yakin jika anak-anak bisa memahaminya karena dikemas simpel dan lucu.

Soul bercerita tentang Joe Gardner yang suaranya diisi oleh aktor Jamie Foxx. Ia adalah seorang guru musik SMP yang sangat mencintai jazz.

Suatu ketika, Joe mendapat tawaran untuk tampil bersama seorang musisi jazz hebat. Namun, sebuah insiden membuatnya koma.

Saat sadar, Joe mendapati dirinya di sebuah dunia asing yang disebut The Great Before. Sebuah tempat di mana para jiwa mendapat kepribadian dan minatnya terhadap sesuatu sebelum pergi ke bumi. Di sana, ia bertemu dengan jiwa yang bernama 22.

Berbeda dengan Joe yang sangat antusias dengan kehidupannya sebagai manusia, 22 tidak tertarik sama sekali dengan kehidupan di bumi. Lalu, untuk bisa kembali ke tubuh manusianya, Joe pun dibantu 22.

Soul akhirnya rilis di Disney+ pada 25 Desember 2020. Buat kamu yang ingin menyaksikan keunikan film Soul, siap-siap terharu!

Soul akan mencoba menggambarkan, apa yang membuat kamu menjadi “kamu” yang sekarang.

Reporter: Indah Utami

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here