MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar bubarnya duo elektronik legendaris, Daft Punk diumumkan di chanel Youtube resmi Daft Punk dengan menampilkan sebuah video berdurasi 8 menit dengan judul ‘Epilogue’.

Video tersebut diawali keduanya berjalan santai di gurun yang sangat luas. Tadinya mereka jalan berdampingan hingga Guy-Manuel de Homem-Christo seakan seperti meninggalkan Thomas Bangalter jauh di depan.

Guy menoleh ke samping dan melihat Thomas yang berhenti, Guy kembali ke posisi dimana Thomas berhenti. Keduanya bertatap seakan tatapan itu tatapan terakhir, hingga Thomas membuka jaket dan memperlihatkan sebuah detonator bom yang telah terpasang di punggungnya.

Guy seperti ingin mengakhiri hidup Thomas dengan menekan tombol di detonator sehingga mengeluarkan bunyi hitungan mundur yang keras. Waktu yang diperlukan untuk akhirnya meledak sebanyak 60 detik.

Thomas berjalan kurang lebih 100 meter ke arah sebaliknya agar menghindari ledakan yang ditakutkan akan mengenai Guy. Tidak berlangsung lama, detonator yang diperlihatkan sudah memasuki hitngan ke-10, dalam beberapa detik Thomas meledak hancur lebur tak tersisa.

Setelah itu muncul pemberitahuan sebuah gambar yang menampilkan 2 tangan, Guy dan Thomas dilengkapi dengan kata yang bertuliskan “1993 – 2021”. Video diakhiri dengan Guy berjalan menjauh mendekati arah matahari terbenam.

Video yang telah dirilis kurang dari 24 jam tersebut sudah ditonton sebanyak 11 juta kali dalam chanel resmi Youtube Daft Punk.

Kabar diunggahnya video tersebut sudah dikonfimasi oleh humas band Daft Punk, Kathryn Frazier. Masih belum ada pernyataan yang jelas dari Kathryn, sehingga bubarnya duo musisi asal Prancis ini tidak diketahui penyebabnya.

Sejak 1993 Daft Punk menjadi legendaris di dunia musik, khususnya elektronik yang berhasil memenangkan 6 penghargaan Grammy Awards. Empat di antaranya Album of the Year, Best Dance/Electronic Album, Record of the Year, dan Best Pop Duo/Group Performance.

Reporter : Rama Kresna Pryawan

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here