MATA INDONESIA, JAKARTA – Keluarga memiliki peran penting mencegah Orang dengan Demensia (ODD) terpapar Covid-19. Pasalnya, ODD cenderung lupa memakai masker atau mencuci tangan.

Semua orang bisa terpapar Covid-19, tapi lanjut usia (lansia) paling rentan karena imun tubuh yang lemah. Pada umumnya para lansia mengalami demensia atau pikun seperti hilangnya memori dan kemampuan menilai.

Alhasil, dalam menjalani protokol kesehatan, ODD akan cenderung sering lupa mencuci tangan atau memakai masker.Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia, Michael Dirk Maitimoe, menyarankan keluarga dan pengasuh untuk sering memberikan contoh kepada ODD, sehingga mereka terbiasa dalam melakukan protokol kesehatan.

“Ketika kita ingin mengajarkan pada ODD, kita yang harus mencontohkan pada mereka. Terkadang ada ODD yang tidak mau, tapi kita harus mengingatkan, misal dengan ajak cuci tangan bareng,” ujar Michael, Minggu 28 Februari 2021.

Selain mengajak para ODD menjaga protokol kesehatan, jangan lupa juga untuk membuat mereka tetap beraktivitas. Tujuannya agar tidak merasa bosan, stres, dan sendiri sebab di masa pandemi ini lansia perlu menjalani karantina yang ketat mengingat imun mereka yang lemah.

“ODD ini menyerang ke memori daya ingat, maka kita selalu berupaya mereka punya aktivitas rutin supaya fungsi lainnya tetap terjaga dan berfungsi, seperti meraba, mengecap. Otak yang sehat itu kan perlu dilatih,” kata Michael.

Mengonsumsi makanan sehat dan gizi seimbang pun diperlukan ODD untuk menjaga imunitas tubuh. Supaya mempunyai keterlibatan, tidak ada salahnya keluarga atau pengasuh mengajak mereka masak bersama. Tanyakan menu makanan yang mau dimasak, sehingga mereka terlibat dalam mengambil keputusan dan menjaga kemampuan menilai.

Ada satu hal lagi yang dibutuhkan ODD saat menjalani karantina, yaitu komunikasi. Bila ODD lama tidak berkomunikasi dengan orang terdekatnya, tidak menutup kemungkinan akan mengalami kesepian.

“Kami anjurkan ke keluarga, luangkan waktu untuk komunikasi lewat telepon atau video call. Ini untuk menghindari loneliness pada ODD yang bisa berujung depresi,” ungkapnya.

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here