Jerawat
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebagai pencegahan virus corona, setiap orang yang melakukan aktivitas diluar diwajibkan menggunakan masker. Sayangnya dibeberapa orang penggunaan masker sebagai alat pelindung diri dapat menyebabkan berbagai permasalahan kulit wajah.

Permasalahan yang ditimbulkan dari penggunaan masker berupa masalah kulit wajah, yaitu, ruam dan gatal pada kulit wajah, maskne atau jerawat yang terbentuk pada area yg tertutup masker, yang disebabkan karena gesekan, tekanan, kondisi tertutup, panas dan lembap.

Menurut dr. Nessya D S, spDV dalam chanel youtube klinik Zap mengatakan, permasalahan kulit wajah karena penggunaan masker disebabkan oleh 3 hal yaitu:

1. Terjadinya ruam pada wajah, hal ini biasa terjadi pada jenis kulit yang sensitif. Dapat muncul reaksi alergi atau iritasi terhadap residu datergen, pelembut, atau pengharum yang digunakan saat mencuci masker, atau komponen tekstil seperti bahan dan pewarna masker.

2. Makne, kondisi wajah berjerawat yang terbentuk pada area yang tertutup masker, yang disebabkan karena gesekan, tekanan, atau kondisi tertutup, panas dan lembaphal tersebut dapat mempermudah terjadinya sumbatan pada kelenjar minyak yang pada akhirnya menimbulkan jerawat. Jenis kulit berminyak cenderung mudah terkena kondisi makne ini.

3. Peradangan kulit yang disebabkan oleh pergesekan masker berulang, seperti saat berbicara, memperbaiki posisi masker atau saat tersenyum. Hal tersebut dapat mengakibatkan gatal, merah, ataupun lecet pada wajah. Hal ini terjadi karena kelembapan yang meningkat saat memakai masker, sehingga fungsi sawat kulit terganggu dan akhirnya menimbulkan peradangan.

Bagaimana cara mengatasi permasalahan kulit tersebut? Menurut Affi Assegaf seorang beauty influencer dalam chanel youtubnya mengatakan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kulit wajah yang disebabkan oleh masker seperti:

1. Pilih bahan masker kain yang tidak menyebabkan iritasi ataupun alergi pada kulit, seperti misalnya bahan katun, bila menggunakan masker medis, dapat ditambahkan tissue atau kain yang melapisi bagian dalam masker yang menempel pada kulit.

2. Sering-sering ganti masker, ketika masker sudah terasa tidak nyaman digunakan karena kotor atau berkeringat lebih baik ganti dengan masker baru yang bersih.

3. Jika memiliki jenis kulit sensitif, gunakan deterjen yang lembut saat mencuci masker kain.

4. Hindari pemakainan kosmetik terlalu tebal, karena kosmetik dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat. Apalagi ditambah ditutupi masker, maka akan terjadinya peradangan.

5. Gunakan pelembap, terutama di area yang sering terjadinya gesekan masker. Gunakan pelembap yang mengandung niacinamide, ceramide, she butter, mineral oil untuk memperkuat lapisan kulit dan melembapkan.

6. Bersihkan wajah sebelum dan sesudah menggunakan masker, agar pori-pori tidak tersumbat.

7. Jika sudah mengalami kemerahan dan iritasi gunakan produk skin-soothing ingredients seperti, green tea, panthenol, allantoin, niacinamide, aloe vera, atau oats. Bahan-bahan tersebut membuat kulit lebih nyaman dan lebih tenang.

8. Jika masalahnya jerawat, gunakan obat jerawat over the counter. Gunakan skincare anti acne yang biasa anda gunakan.

Jika permasalahan kulit tidak teratasi walau sudah melakukan berbagai cara, langsung konsultasikan ke dokter agar tidak tambah parah.

Reporter: Nining Melani

BERIKAN #KomenPositif DI ARTIKEL BERITA INI

Please enter your comment!
Please enter your name here